PAHAMI PLUS MINUS PAKAI KUNCI PINTU DIGITAL, AGAR DAPAT MANFAAT YANG LEBIH OPTIMAL

Dewasa ini makin banyak yang memasang kunci pintu digital. Hal ini tak lain dikarenakan oleh teknologi mutakhir pada kunci pintu digital yang dapat membantu memaksimalkan keamanan rumah, kantor, hotel, apartemen hingga kosan. Kunci pintu digital memang menawarkan sistem keamanan yang lebih baik daripada kunci pintu konvensional. Selain dapat meminimalisir tindakan yang tak diinginkan seperti pencurian, kunci pintu digital juga banyak digunakan dari sisi kenyamanan.

Lanjutkan membaca “PAHAMI PLUS MINUS PAKAI KUNCI PINTU DIGITAL, AGAR DAPAT MANFAAT YANG LEBIH OPTIMAL”

Minimalis dan Elegan! Ketahui Trend Desain Interior Rumah Kekinian 2021

Siapa diantara kalian yang mulai bosan dengan desain interior rumah, kamar, atau bahkan kamar kosmu yang begitu saja? Pasti ada keinginan untuk mendekorasi ulang ruanganmu agar tampak lebih segar dan menghadirkan nuansa yang berbeda. Berbagai desain dihadirkan untuk memenuhi segala kemauan kamu. Mulai desain interior yang rumit hingga sederhana, dengan biaya murah hingga mahal. Pastinya plihanmu akan tertuju untuk mengikuti trend desain interior rumah kekinian di era 2021.

Lanjutkan membaca “Minimalis dan Elegan! Ketahui Trend Desain Interior Rumah Kekinian 2021”

4 Aplikasi Ini Permudah Karyawan Lihat Slip Gaji Via Ponsel

Sidik-Jari tebak! Sebagian besar dari Anda, khususnya bagian Human Resource Development (HRD) mungkin masih menyusun slip gaji karyawan dengan manual. Atau, Anda harus bersusah payah membuat slip gaji satu per satu untuk karyawan secara manual, bila mereka memintanya.

Lanjutkan membaca “4 Aplikasi Ini Permudah Karyawan Lihat Slip Gaji Via Ponsel”

4 Aplikasi Paling Cocok Untuk Ujian Sekolah Online

Sebagai guru atau kepala sekolah, tentunya Anda memikirkan sarana yang paling tepat dan efektif untuk pembelajaran daring saat ini. Semua aktivitas belajar mengajar yang serba online tentunya menuntut semua tenaga pendidikan memilih media dan cara belajar yang kreatif dan modern. Salah satu yang penting adalah, media atau sarana untuk melakukan ujian online sekolah.

Lanjutkan membaca “4 Aplikasi Paling Cocok Untuk Ujian Sekolah Online”

4 Rekomendasi Aplikasi Pengajuan Izin dan Cuti Karyawan

Perusahaan atau pelaku bisnis akan lebih produktif dan fokus mengejar omset atau aktivitas pemasarannya, bila sistem manajemen karyawan atau sumber daya manusia (SDM) berjalan dengan baik. Karena itu, sistem manajemen SDM dalam sebuah usaha sangat penting.

Karena itu, aplikasi yang memudahkan komunikasi 2 arah antar manajemen dan karyawan merupakan hal  terpenting. Bila sistem ini dibuat mudah oleh aplikasi, maka karyawan Anda bisa fokus dengan tugas-tugas intinya, dibandingkan harus ikut sibuk mengurus atau ikut andil dalam urusan administrasi.

Salah satu yang menyulitkan karyawan dan manajemen SDM adalah perihal izin dan cuti. Padahal, kini banyak aplikasi atau absensi onlineyang memudahkan proses pengajuan izin dan cuti dengan mudah serta akurat. Ada 4 rekomendasi aplikasi pengajuan izin dan cuti karyawan dari Sidik Jari:

1.Gadjian
Aplikasi Gadjian merupakan aplikasi HR yang memberikan kemudahan dalam mengajukan cuti karyawan melalui ponsel. Pengguna dapat mengetahui sisa cuti maupun cuti yang telah diambil sebelumnya di aplikasi.

Selain itu, pengguna dapat melakukan pengajuan cuti melalui website. Tentunya hal ini sangat memudahkan karyawan untuk mengajukan cuti dari mana saja baik melalui ponsel maupun PC.

Karyawan juga dapat mengajukan izin sakit dengan melampirkan file beserta keterangan. Karyawan dapat memberikan keterangan atau deskripsi terkait keperluan izin atau sakit yang sedang ia alami.

2. LinovHR
LinovHR memiliki fitur khusus untuk mengatur cuti karyawan. Fitur ini berfungsi untuk membantu manajemen dalam menentukan jadwal libur. Manajemen perusahaan dapat mengetahui periode cuti karyawan dalam waktu tertentu. Bukan hanya itu saja, manajemen perusahaan dapat mengetahui kuota cuti setiap karyawan. Sehingga fitur ini dapat digunakan untuk menentukan karyawan siapa saja yang berhak menerima cuti.

Selain itu melalui LinovHR, karyawan dapat dengan mudah mengajukan cuti dan dapat melihat berapa sisa cuti yang dapat digunakan di kemudian hari. Tak akan ada salah komunikasi lagi ketika menggunakan aplikasi ini. Semua hal terkait cuti dapat diakses oleh karyawan sekaligus manajemennya.

3. Fingerspot.iO
Fingerspot.iO merupakan aplikasi dari Fingerspot yang memudahkan manajemen perusahaan untuk mengelola berbagai kebutuhan perusahaan dan karyawan. Salah satu yang akan membantu Anda adalah fitur pengajuan izin.

Fitur ini mempermudah manajemen dan karyawan dalam pengajuan izin. Karyawan dapat mengajukan izin melalui ponsel di App FiO. Aplikasi FiO ini memiliki berbagai pilihan pengajuan izin beserta foto depan dan foto lampiran file. Lampiran foto ini digunakan sebagai bukti pengajuan yang memudahkan karyawan dan menjaga akurasi izin.

Izin yang diajukan oleh karyawan akan secara otomatis dapat disetujui dan ditolak oleh manajemen atau HRD melalui ponsel. HRD atau pihak berwenang bisa langsung memberikan respon atas pengajuan izin karyawan. Hal ini semakin mempercepat proses pengajuan izin karyawan, apalagi jika izin tersebut diajukan secara mendadak.

Selain itu, apabila karyawan tersebut tidak dapat mengajukan izin, maka atasan dapat membantu proses perizinan karyawan agar data izin tetap tercatat. Tak hanya pengajuan izin, Fingerspot.iO juga menghadirkan fitur pengajuan cuti yang dapat pula diajukan dengan mudah oleh karyawan melalui ponsel. Menariknya, tersedia berbagai jenis pilihan cuti yang dapat diisi oleh karyawan.

Seluruh izin dan cuti yang diajukan oleh karyawan dapat diakses oleh manajemen perusahaan dalam bentuk laporan. Sehingga kedisiplinan karyawan terjaga, dan hak izin atau cuti karyawan juga terpenuhi.

4. GreatDay HR
GreatDay HR menghadirkan fitur perizinan yang dapat dengan mudah diajukan oleh karyawan melalui ponsel dengan berbagai tipe izin. Terdapat tanggal mulai hingga waktu maupun keterangan mengenai izin yang akan diajukan oleh karyawan. Semua dengan detail bisa tercatat dan terlaporkan.

Izin yang diajukan oleh karyawan akan secara otomatis terkirim ke atasan untuk disetujui sehingga izin karyawan dapat tercatat.  Pengajuan izin secara online dan dua arah ini akan sangat membantu meningkatkan kedisiplinan.

Anda bisa menyesuaikan kebutuhan, dan mencoba menerapkan salah satu 4 rekomendasi aplikasi pengajuan izin dan cuti terbaik ini. Anda dapat melihat review dan detail aplikasinya lebih lengkap di masing-masing website dan Google Play Store. Buat urusan manajemen SDM/HRD perusahaan Anda lebih mudah dan komunikatif, tanpa mengurangi keakuratannya.

Sumber:

  1. Fingerspot
  2. LinovHR blog

Pentingnya Pasang Aplikasi SOS di Ponsel! Ini 4 Rekomendasinya

Saat ini, hal yang paling sering digunakan oleh masyarakat adalah ponsel. Apa kamu setuju dengan hal ini? Setiap orang akan mencari ponselnya bila terbangun dari tidur, bahkan semua urusan pekerjaan, bahkan kebutuhan sehari-hari pun dibantu oleh ponsel pintar. Bila demikian, maka benda pertama yang bisa menolongmu dari bahaya adalah ‘Ponsel’.

Setidaknya, ketika kamu mengalami kejadian berbahaya maka ponsel bisa berperan penting sebagai media penyalur pesan atau informasi bahaya tersebut. Karena itu, penting bagimu untuk memasang atau install aplikasi SOS di ponselmu.

Apakah aplikasi SOS itu?

SOS ini merupakan tanda bahaya yang merupakan kode morse internasional. Sehingga, sebagian besar masyarakat di dunia ini mengetahui bahwa kode “SOS” ini adalah tanda bahaya. Seperti namanya, aplikasi SOS ini merupakan aplikasi yang mendukung penggunaannya untuk menyampaikan informasi bahaya dengan cara yang mudah. Cukup melakukan install aplikasi SOS, maka kamu bisa membuat diri lebih aman. Karena kondisi bahaya bisa menimpa siapa saja, risiko bahaya akibat manusia, hingga alam bisa saja terjadi padamu.

Karena itu, tidak ada salahnya kamu memasang aplikasi SOS di ponsel. Sidik Jari memiliki 4 rekomendasi aplikasi SOS tersebut

1.Carelife – Personal Safety
Aplikasi SOS satu ini memiliki fungsi penyampai pesan tanda bahaya yang lebih spesifik. Aplikasi ini diciptakan untuk membantu dan memberikan keamanan yang berhubungan dengan keselamatan golongan orang yang berisiko mengalami bahaya, seperti: wanita, anak perempuan, orangtua, dan anak – anak.

Aplikasi ini menyediakan berbagai fitur SOS darurat, seperti: pelacakan lokasi korban atau pemilik ponsel. Carelife ini mengirimkan informasi darurat atau pesan SOS dengan cara menghubungi kontak darurat yang telah didaftarkan sebelumnya pada aplikasi.

Selain itu, penggunaan aplikasi ini tidak membutuhkan koneksi internet. Sehingga dapat digunakan dalam berbagai keadaan darurat yang memungkinkan si korban kehilangan akses internet.

2. My Safetipin
Dengan memasang aplikasi satu ini, kamu bisa menghitung skor keamanan lokasi suatu wilayah. Skor bahaya atau tidaknya suatu wilayah ini didapatkan berdasar pengumpulan data yang dilakukan oleh pengguna lainnya. Orang yang memberikan penilaian dan survei atas suatu lokasi ini, dapat membuatmu menghindari titik-titik lokasi yang memiliki risiko besar atas hal-hal yang membahayakan.

Selain itu, tersedia pula berbagai fitur menu seperti informasi penerangan cahaya, kondisi jalan, dan keamanan di sekitar lokasi yang dapat dipantau dengan mudah. Kamu bisa memilih lokasi atau jalan yang dipastikan keamanannya.

3. Fingerspot.iO
Aplikasi Fingerspot.iO (FiO) ini merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Developer Fingerspot. Aplikasi yang berfungsi untuk absensi dan penggajian ini ternyata masuk pula dalam kategori aplikasi SOS.

Aplikasi ini terbilang unik karena memiliki banyak fungsi yang memudahkan penggunanya. Mengapa Fingerspot.iO termasuk dalam kategori aplikasi SOS? Sebab Fingerspot.iO telah menghadirkan fitur Panic Button.

Bila kamu mengunduh aplikasi Fingerspot.iO, maka kamu bisa memanfaatkan aplikasi ini dalam kondisi darurat. Pengguna hanya cukup install App FiO di ponsel dan menekan tombol SOS atau menggoyangkan ponsel saat terjadi bahaya. Dengan demikian, secara otomatis pesan darurat pun akan tersampaikan ke karyawan lain. Selanjutnya, karyawan lain dapat langsung merespon saat itu juga melalui App FiO.

Bukan hanya itu saja, fitur Panic Button Fingerspot.iO ini juga memudahkan pengguna untuk mengirimkan pesan darurat ke nomor kontak yang sudah didaftarkan di Fingerspot.iO. Penggunaan fitur SOS di dalam aplikasi ini terbilang mudah dan responsif.

4. Sygic Family Locator
Aplikasi yang satu ini bisa jadi idaman para keluarga. Bagaimana tidak? Namanya sudah mewakili “Family” yang artinya keluarga. Aplikasi ini memudahkan pengguna untuk melacak lokasi dimana anggota keluarga maupun teman berada. Sehingga kamu dapat memastikan bahwa anggota keluargamu tetap berada di lokasi yang aman.

Aplikasi ini juga dilengkapi dengan adanya tombol SOS yang dapat digunakan ketika salah satu anggota keluarga tidak ada kabar dalam beberapa saat. Maka, secara otomatis aplikasi akan menunjukkan lokasi terakhir dimana anggota keluarga tersebut berada.

Karena memasang aplikasi SOS di ponsel merupakan hal yang penting, maka segera pilih 4 rekomendasi aplikasi SOS yang sudah Sidik Jari rekomendasikan di atas.

Inilah Berbagai Teknologi Pendukung Protokol Kesehatan Saat Pandemi

Pencegahan penularan Covid-19 atau Corona kini dinilai lebih mudah karena kehadiran berbagai teknologi pendukung yang ada. Penerapan protokol kesehatan yang harus dilakukan masyarakat ini juga butuh pengawasan yang tepat. Mengingat masyarakat masih belum bisa lepas dari aktivitas di luar ruangan.  Karena itu, teknologi pendukung protokol kesehatan saat pandemi ini sangat bermanfaat untuk memudahkan pengawasan protokol kesehatan.

Apa saja teknologi pendukung protokol kesehatan saat pandemi ini?
Sidik Jari akan ulas teknologi-teknologi pendukung protokol kesehatan saat pandemi berikut:

1.Alat pendeteksi suhu tubuh otomatis
Alat pendeteksi suhu tubuh otomatis atau thermal scanner merupakan alat pendeteksi suhu tubuh secara otomatis dengan menggunakan kamera tanpa harus menggunakan thermometer. Teknologi ini tentunya menggantikan alat thermometer sebagai pengukur suhu. Bayangkan saja! Bila Anda harus antre panjang karena menunggu pemeriksaan suhu dengan thermometer yang cara kerjanya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengetahui info pasti suhu tubuh seseorang.

Dengan thermal scanner pemeriksaan suhu menjadi lebih mudah dan cepat. Cara kerja thermal scanner ini sendiri, menampilkan objek dengan indikator warna. Objek atau manusia yang terekam akan memiliki warna lebih terang pada layar bila suhu tubuh melebihi dari ketentuan normal.

Menariknya lagi, thermal scanner ini dapat mendeteksi seluruh bagian tubuh manusia sehingga suhu tubuh dapat terpantau dengan mudah.

2. Deteksi pemakaian masker dengan ponsel
Anjuran menggunakan masker saat beraktivitas di mana pun tetap diwajibkan oleh pemerintah untuk mencegah penyebaran virus Corona ini. Sayangnya masih banyak yang abai, sehingga diperlukan pengawasan yang ketat salah satunya dengan menggunakan alat deteksi pemakaian masker secara otomatis. Bahkan pemerintah sampai menerapkan hukuman denda dan sanksi sosial bila ada yang lalai menggunakan masker.

Karena itu, hadir teknologi untuk mendeteksi pemakaian masker dengan ponsel secara otomatis melalui Aplikasi Fingerspot Mask Detection. Aplikasi dari Fingerspot ini merupakan teknologi terkini yang mendukung penerapan protokol kesehatan. Fingerspot Mask Detection ini mampu mendeteksi orang yang tidak menggunakan masker dengan benar. Bahkan, aplikasi ini bisa mendeteksi orang yang tidak memakai masker. Deteksi ini dilakukan secara praktis hanya melalui ponsel dan akan mengeluarkan bunyi alarm saat penggunaan masker tidak tepat atau masker tidak digunakan oleh seseorang.

Selain itu, atasan dapat dengan mudah menerima notifikasi siapa saja yang telah melanggar protokol kesehatan atau mengabaikan penggunaan masker. Bisa terhubung dengan Fingerspot.iO dan tersedia laporan Deteksi Tanpa Masker di web Fingersot.iO.

Bagaimana? Penerapan penggunaan masker bisa terpantau kapan saja dan di mana saja dengan aplikasi ini. Berdasar pantauan Sidik Jari, aplikasi ini dapat diunduh di Google Playstore dan bisa pakai Gratis selama 1 tahun

3. Hand Sanitizer Otomatis
Selain menggunakan masker, cuci tangan merupakan salah satu hal yang diwajibkan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19. Solusinya, alat cuci tangan diupayakan tidak tersentuh pengguna secara bergantian. Maka dari itu, penggunaan alat hand sanitizer otomatis tentu memudahkan aktivitas membersihkan tangan menyentuh alat cuci tangan. Teknologi ini menggantikan hand sanitizer manual yang harus disentuh bergantian oleh banyak orang.

Dengan adanya teknologi ini, pengguna hanya perlu meletakkan tangan di bawah mesin hand sanitizer otomatis, maka akan secara otomatis sabun ke luar. Sehingga pengguna lebih aman dan lebih higienis, pencegahan penularan Covid-19 juga lebih efektif.

4. Penggunaan chatbot
Fitur Layanan WhatsApp Chatbot Covid19.go.id milik Kemenkominfo ini termasuk salah satu teknologi menarik yang membantu pengawasan penerapan protokol kesehatan di masyarakat. Melalui fitur ini, pemerintah berusaha menampilkan informasi terkait virus Corona. Selain itu, masyarakat dapat mengetahui layanan mengenai informasi Covid-19 yang berada di Indonesia.

Berbagai informasi ini tentu diharapkan bisa mengedukasi masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas di tengah pandemi. Melalui aplikasi ini pemerintah juga tetap mengedukasi masyarakat untuk menerapkan prinsip 3M (mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak).

Apakah Anda sudah memanfaatkan atau mengetahui fitur milik pemerintah ini?

Itulah teknologi-teknologi terkini yang membantu pengawasan penerapan protokol kesehatan di saat pandemi ini menjadi lebih mudah.

Menurutmu, mana yang paling unik?

Sumber:

  1. Kompas Tekno
  2. Fingerspot
  3. CNN Indonesia

4 Aplikasi Penggajian Kaya Fitur Ini Wajib Kamu Coba

Bila Anda merupakan tim atau divisi Sumber Daya Manusia atau Human Resources Development (HRD) pasti akrab dengan istilah aplikasi penggajian. Sebab, aplikasi penggajian ini membantu mengelola data absensi dan urusan penggajian. 

Apa manfaat menggunakan aplikasi penggajian?
Tentunya akan mempermudah kinerja tim HRD/SDM untuk mengelola data absensi dan penggajian. Karena bila pengelolaan data ini dilakukan secara manual, akan menimbulkan risiko kesalahan data bahkan dapat memunculkan juga berbagai permasalahan seperti:

  • Rasio human error yang besar.
  • Membutuhkan waktu yang lama sebab banyak komponen gaji karyawan yang diisikan secara manual berdasarkan data karyawan yang cukup banyak dengan proses pengelolaan data lebih lama karena harus dilakukan secara berulang kali di setiap bulan.
  • Penggunaan kertas yang berlebihan akibat masih menggunakan kertas untuk penghitungan penggajian sehingga tidak paperless.
  • Boros biaya untuk perlengkapan alat tulis kerja (ATK) untuk kebutuhan rekapitulasi.
  • Rawan terjadinya kehilangan atau kerusakan dokumen.

Namun bila Anda menggunakan aplikasi penggajian, maka akan mendapat banyak keuntungan sebagai berikut:

  • Waktu pengolahan data akan lebih cepat dan Anda memiliki banyak waktu lain untuk menyelesaikan pekerjaan lain.
  • Menurunkan rasio human error (lebih akurat).
  • Bisa diakses secara online (kapan saja dan di mana saja).
  • Penyimpanan data yang aman karena menggunakan teknologi cloud.
  • Menyederhanakan proses penggajian
  • Menghemat biaya administrasi untuk kebutuhan ATK dan paperless.

Menggunakan aplikasi penggajian, tentu mempermudah Anda melakukan tugas dan mempersingkat dan mempermudah waktu dalam pendataan absensi dan penggajian karyawan.

Sidik-jari memiliki 4 rekomendasi aplikasi penggajian yang wajib kamu coba! 4 Aplikasi penggajian ini masuk dalam rekomendasi Sidik-jari karena memiliki fitur yang beragam, kemudahan dalam penggunaannya, akurasi tinggi dan biaya yang terjangkau.

Apa saja aplikasi penggajiannya? Simak 4 rekomendasi aplikasi penggajian berikut:

1.Gadjian
Aplikasi penggajian ini terbilang mudah diakses dan didapat. Kamu bisa mencobanya melalui website yang tersedia. Aplikasi Gadjian ini merupakan salah satu aplikasi penggajian yang digunakan untuk penghitungan penggajian karyawan. Tersedia berbagai fitur dan komponen penggajian yang memudahkan urusan penghitungan gaji, dan kebutuhan penggajian lainnya.

2. Fingerspot.iO
Selain mengelola manajemen perusahaan, aplikasi penggajian Fingerspot.iO menghadirkan fitur penggajian yang terbilang lengkap. Aplikasi yang kaya fitur untuk pengelolaan data absensi dan penggajian ini juga dapat menghitung komponen iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
Bahkan, pengguna baru Fingerspot.iO bisa mencoba GRATIS pakai aplikasi ini selama 1 tahun dan bisa digunakan dari ponsel, menarik bukan? Kamu dapat memastikan berbagai fitur-fiturnya terlebih dahulu.
Selain, itu pengguna yang berlangganan Fingerspot.iO dengan Plan 5, bisa menikmati fitur penggajian secara GRATIS selama 2 bulan. Dilengkapi dengan App FiO yang dapat diakses di ponsel sehingga karyawan dapat mengunduh slip gaji secara online.

3. LinovHR
LinovHR ini merupakan Software HR & Payroll yang berbasis web LinovHR. Aplikasi penggajian ini banyak dicari, karena memiliki banyak fitur yang mempermudah pengaturan penggajian karyawan dan data HR. Termasuk penerapan HRIS yang berguna bagi bisnis perusahaan.

4. Gaji.id
Gaji.id ini juga merupakan aplikasi penggajian yang digunakan untuk penghitungan penggajian berdasarkan berbagai komponen yang sudah tersedia. Aplikasi ini dikenal dengan kemudahannya dalam layanan Payroll yang lebih cepat dengan manajemen yang sederhana namun tepat.
Bila Anda mulai mencari rekomendasi aplikasi penggajian mana yang lebih tepat dengan kebutuhan perusahaan? Maka kamu bisa menggunakan referensi dari Sidik-jari ini untuk menyesuaikan kebutuhanmu.

Atau sebagai HRD, aplikasi penggajian di atas ada yang sudah kamu coba dan dirasa sangat membantu kinerjamu?

Sumber:
Fingerspot
Gaji.id
Gadjian
LinovHR

4 Rekomendasi Tools Pengembang Aplikasi Ini Mudah Dioperasikan

Zaman sekarang, bukan hal yang sulit mengembangkan sebuah aplikasi untuk disesuaikan dengan kebutuhan kita. Termasuk kebutuhan pribadi, usaha, bisnis, atau perusahaan yang menaungi kita, semua orang atau pengembang dapat mengembangkan sebuah aplikasi sesuai keinginannya.

Setiap orang yang menekuni bidang pemrograman atau bergelut pada divisi Informasi & Teknologi (IT) dalam sebuah perusahaan pasti sudah tak asing dengan tools pengembang aplikasi. Saat ini, banyak sekali developer atau pengembang yang menciptakan tools ini. Tak heran, bila kamu menjadi bingung memilih tools manakah yang paling recomendeed untuk digunakan.

Bukan sekadar memilih tools pengembang dari developer terpercaya atau berpengalaman, kamu juga perlu mempertimbangkan fitur dan kegunaan di setiap tools pengembang aplikasi ini. Dari berbagai referensi dan survei, Sidik-Jari memiliki 4 rekomendasi tools pengembang aplikasi yang bisa kamu gunakan:

1.Xamarin

Xamarin merupakan salah satu software pengembang aplikasi berbasis Android. Xamarin ini, salah satu pengembang aplikasi yang mudah dijalankan dan dikelola, sehingga menjadi rekomendasi tepat bagi kamu yang ingin memulai mengelola atau mengembangkan aplikasi Android.

Tools pengembang aplikasi ini juga dilengkapi dengan berbagai API terbaru dari Google. Hal ini  tentu semakin memudahkan pengembang aplikasi saat mengembangkan aplikasinya. Bukan hanya itu saja, membuat aplikasi akan dirasa lebih mudah dan cepat bila menggunakan Xamarin ini. Meskipun proses pembuatan terbilang cepat, namun jangan khawatir terhadap perfoma yang dihasilkan. Dari berbagai ulasan atau user experience, aplikasi ini memang menghasilkan perfoma aplikasi yang baik.

2. Apache Cordova

Membuat aplikasi mobile akan semakin mudah menggunakan Apache Cordova ini. Tools pengembang aplikasi ini, membantu pengembang dalam membuat aplikasi mobile dengan menggunakan HTML, CSS, dan Java Script.

Menariknya, tersedia berbagai kumpulan API untuk mengakses device dari perangkat ponsel seperti kamera, GPS, dan storage. Keberagaman akses ini tentunya sangat sesuai dengan pengembang aplikasi memiliki kreativitas pengembangan yang mudah dan variatif. Bahkan, para pengembang bisa membuat aplikasi sekali coding tanpa harus melakukan implementasi ulang di setiap platform.

3. Developer.Fingerspot.iO

Bila tools pengembang aplikasi sebelumnya hanya berbasis android dan mobile saja, maka tools pengembang aplikasi satu ini memiliki fungsi pengembangan tambahan yang berkaitan dengan mesin absensi.

Jika Anda memiliki mesin absensi Fingerspot dan ingin mengembangkan aplikasi bisnis secara mudah, maka Developer.Fingerspot.iO merupakan tools yang tepat. Pengembang aplikasi dapat mengakses tools ini secara online melalui website tanpa perlu instal aplikasi dan mengatur jaringan khusus (IP Statik).

Menariknya, tools ini didukung dengan berbagai bahasa pemograman yang mudah dipahami atau user friendly. Anda bisa menggunakan tools ini untuk meningkatkan pengembangan IT di departemensumber daya manusia atau HRD di perusahaan.

4. Iconic Framework

Untuk tools yang direkomendasikan Sidik-jari kali ini memang dikhususkan untuk membangun aplikasi mobile hybrid dengan HTML5, CSS, dan AngularJS. Karena itu, tools ini sangat sesuai untuk digunakan dalam membuat aplikasi mobile.
Pengembang hanya perlu melakukan sekali coding untuk membangun aplikasi dalam berbagai perangkat. Sayangnya, Iconic Framework hanya menyediakan framework saja. Sehingga, pengembang tetap harus menggunakan phonegap untuk mengembangkan aplikasi secara lanjutan.

Dari 4 rekomendasi tools pengembang aplikasi yang Sidik-Jari ulas di atas, kamu bisa memilihnya sesuai dengan kebutuhan. Kebutuhan yang tentu mempertimbangkan, kemampuan pengembang, kebutuhan aplikasi yang dibuat, hingga sistem pengelolaannya.

Manakah tools pengembang aplikasi yang paling tepat untuk kamu coba? Semoga ulasan ini membantumu dalam memilih tools pengembang aplikasi.

Sumber:
Codepolitan
Fingerspot
Kompas Techno

4 Aplikasi Ini Dukung Pembelajaran Jarak Jauh

Situasi Pandemi Covid-19 ini memaksa kita untuk transisi ke tatanan baru kehidupan atau era new normal. Hal ini juga berdampak pada dunia Pendidikan yang mengharuskan semua aktivitas dilakukan secara daring atau online. Sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) ini kerap dianggap tidak efektif atau membebani.

Karena itu, pihak penyelenggara pendidikan atau lembaga pendidikan seperti: sekolah, perguruan tinggi dan lembaga pendidikan non formal mulai memutar otak untuk memilih teknologi yang bisa mendukung aktivitas pembelajaran jarak jauh ini.

Peran teknologi untuk mendukung aktivitas belajar mengajar di era new normal pada lingkungan sekolah ini memang sangat membantu proses pembelajaran jarak jauh. Tentunya, Anda ingin mendapatkan aplikasi atau teknologi yang memiliki banyak fitur untuk proses belajar mengajar hingga urusan manajemen sekolah yang serba online.

Sidik Jari punya 4 pilihan aplikasi yang merupakan teknologi pembantu untuk berjalannya aktivitas pembelajaran jarak jauh yang kekinian. Baca penjelasannya, dan pilih sesuai kebutuhan dan pertimbangan keuntungannya.

1.Aplikasi Zoom

Aplikasi Zoom merupakan aplikasi yang mendukung komunikasi atau pertemuan (meeting) online yang paling sering digunakan oleh masyarakat saat ini. Selain penggunaan yang mudah, Zoom juga memiliki fitur yang mudah dipahami.

Penggunaan aplikasi ini dimanfaatkan masyarakat sebatas untuk keperluan pertemuan online atau saat prosesi belajar mengajar.

Dengan jumlah peserta terbatas, maka guru bisa memberikan penjelasan materi kepada para siswanya. Termasuk staf atau pejabat lembaga pendidikan, juga bisa menggunakan aplikasi ini untuk kebutuhan meeting.

2. Aplikasi belajar FEdu.iO

Mungkin Anda akan mudah menemukan aplikasi belajar untuk menunjang kebutuhan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Namun, sebagian dari aplikasi belajar yang ada tidak dapat memenuhi kebutuhan pihak sekolah secara lengkap.

Salah satu aplikasi belajar yang Sidik-Jari rekomendasikan untuk mendukung PJJ adalah aplikasi FEdu.iO atau Fingerspot Education. Aplikasi milik Fingerspot ini, dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan siswa. Termasuk memiliki berbagai fitur yang diakses secara online untuk kemudahan siswa yang belajar dari rumah, maupun guru dan staf sekolah yang mengatur manajemen sekolah.

Menariknya, untuk pihak manajemen sekolah bisa mengatur berbagai kebutuhan administrasi seperti absensi dan pencatatan laporannya melalui aplikasi ini. Sebagai informasi, FEdu.iO ini terintegrasi dengan mesin absensi telapak tangan. Mengingat saat ini tren touchlessmenjadi primadona di saat pandemi, maka aplikasi ini memiliki banyak manfaat untuk berbagai pihak di lembaga pendidikan.

3. SPADA

Bagi lembaga pendidikan di tingkat perguruan tinggi, aplikasi SPADA atau Sistem Pembelajaran Daring Indonesia ini terbilang sering digunakan. Anda dapat memanfaatkannya untuk proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang mudah dan efektif.

SPADA merupakan sistem pembelajaran secara daring untuk tingkat Perguruan Tinggi yang langsung terhubung ke sistem masing-masing Perguruan Tinggi. Sudahkah perguruan tinggi Anda mencobanya?

4. Media sosial

Salah satu cara yang sering digunakan saat PJJ hingga saat ini adalah media sosial. Meskipun berbagai permasalahan dapat ditimbulkan akibat komunikasi yang kurang efektif, namun pemanfaatan media sosial ini terbilang yang favorit loh.

Sebagian besar sekolah atau lembaga pendidikan memanfaatkan media sosial sebagai media untuk mengumpulkan tugas atau membagikan tugas-tugas para siswa. Mungkin media sosial terlihat menyenangkan dan ramah untuk para siswa dan mahasiswa yang akrab dengan aplikasi media sosial.

Namun, untuk optimalisasi proses PJJ, baiknya Anda memilih 3 aplikasi di atas untuk komunikasi yang efektif dan manajemen sekolah atau perguruan tinggi yang lebih profesional.

Dengan memanfaatkan 4 aplikasi di atas, berbagai budaya kerja di lingkungan sekolah di era new normal akan terlaksana dengan efektif dan mudah. Silakan mencoba!

Sumber:

Fingerspot.com
Zoom
SPADA Kemendikbud