4 Rekomendasi Aplikasi Pengajuan Izin dan Cuti Karyawan

Perusahaan atau pelaku bisnis akan lebih produktif dan fokus mengejar omset atau aktivitas pemasarannya, bila sistem manajemen karyawan atau sumber daya manusia (SDM) berjalan dengan baik. Karena itu, sistem manajemen SDM dalam sebuah usaha sangat penting.

Karena itu, aplikasi yang memudahkan komunikasi 2 arah antar manajemen dan karyawan merupakan hal  terpenting. Bila sistem ini dibuat mudah oleh aplikasi, maka karyawan Anda bisa fokus dengan tugas-tugas intinya, dibandingkan harus ikut sibuk mengurus atau ikut andil dalam urusan administrasi.

Salah satu yang menyulitkan karyawan dan manajemen SDM adalah perihal izin dan cuti. Padahal, kini banyak aplikasi atau absensi onlineyang memudahkan proses pengajuan izin dan cuti dengan mudah serta akurat. Ada 4 rekomendasi aplikasi pengajuan izin dan cuti karyawan dari Sidik Jari:

1.Gadjian
Aplikasi Gadjian merupakan aplikasi HR yang memberikan kemudahan dalam mengajukan cuti karyawan melalui ponsel. Pengguna dapat mengetahui sisa cuti maupun cuti yang telah diambil sebelumnya di aplikasi.

Selain itu, pengguna dapat melakukan pengajuan cuti melalui website. Tentunya hal ini sangat memudahkan karyawan untuk mengajukan cuti dari mana saja baik melalui ponsel maupun PC.

Karyawan juga dapat mengajukan izin sakit dengan melampirkan file beserta keterangan. Karyawan dapat memberikan keterangan atau deskripsi terkait keperluan izin atau sakit yang sedang ia alami.

2. LinovHR
LinovHR memiliki fitur khusus untuk mengatur cuti karyawan. Fitur ini berfungsi untuk membantu manajemen dalam menentukan jadwal libur. Manajemen perusahaan dapat mengetahui periode cuti karyawan dalam waktu tertentu. Bukan hanya itu saja, manajemen perusahaan dapat mengetahui kuota cuti setiap karyawan. Sehingga fitur ini dapat digunakan untuk menentukan karyawan siapa saja yang berhak menerima cuti.

Selain itu melalui LinovHR, karyawan dapat dengan mudah mengajukan cuti dan dapat melihat berapa sisa cuti yang dapat digunakan di kemudian hari. Tak akan ada salah komunikasi lagi ketika menggunakan aplikasi ini. Semua hal terkait cuti dapat diakses oleh karyawan sekaligus manajemennya.

3. Fingerspot.iO
Fingerspot.iO merupakan aplikasi dari Fingerspot yang memudahkan manajemen perusahaan untuk mengelola berbagai kebutuhan perusahaan dan karyawan. Salah satu yang akan membantu Anda adalah fitur pengajuan izin.

Fitur ini mempermudah manajemen dan karyawan dalam pengajuan izin. Karyawan dapat mengajukan izin melalui ponsel di App FiO. Aplikasi FiO ini memiliki berbagai pilihan pengajuan izin beserta foto depan dan foto lampiran file. Lampiran foto ini digunakan sebagai bukti pengajuan yang memudahkan karyawan dan menjaga akurasi izin.

Izin yang diajukan oleh karyawan akan secara otomatis dapat disetujui dan ditolak oleh manajemen atau HRD melalui ponsel. HRD atau pihak berwenang bisa langsung memberikan respon atas pengajuan izin karyawan. Hal ini semakin mempercepat proses pengajuan izin karyawan, apalagi jika izin tersebut diajukan secara mendadak.

Selain itu, apabila karyawan tersebut tidak dapat mengajukan izin, maka atasan dapat membantu proses perizinan karyawan agar data izin tetap tercatat. Tak hanya pengajuan izin, Fingerspot.iO juga menghadirkan fitur pengajuan cuti yang dapat pula diajukan dengan mudah oleh karyawan melalui ponsel. Menariknya, tersedia berbagai jenis pilihan cuti yang dapat diisi oleh karyawan.

Seluruh izin dan cuti yang diajukan oleh karyawan dapat diakses oleh manajemen perusahaan dalam bentuk laporan. Sehingga kedisiplinan karyawan terjaga, dan hak izin atau cuti karyawan juga terpenuhi.

4. GreatDay HR
GreatDay HR menghadirkan fitur perizinan yang dapat dengan mudah diajukan oleh karyawan melalui ponsel dengan berbagai tipe izin. Terdapat tanggal mulai hingga waktu maupun keterangan mengenai izin yang akan diajukan oleh karyawan. Semua dengan detail bisa tercatat dan terlaporkan.

Izin yang diajukan oleh karyawan akan secara otomatis terkirim ke atasan untuk disetujui sehingga izin karyawan dapat tercatat.  Pengajuan izin secara online dan dua arah ini akan sangat membantu meningkatkan kedisiplinan.

Anda bisa menyesuaikan kebutuhan, dan mencoba menerapkan salah satu 4 rekomendasi aplikasi pengajuan izin dan cuti terbaik ini. Anda dapat melihat review dan detail aplikasinya lebih lengkap di masing-masing website dan Google Play Store. Buat urusan manajemen SDM/HRD perusahaan Anda lebih mudah dan komunikatif, tanpa mengurangi keakuratannya.

Sumber:

  1. Fingerspot
  2. LinovHR blog

Pentingnya Pasang Aplikasi SOS di Ponsel! Ini 4 Rekomendasinya

Saat ini, hal yang paling sering digunakan oleh masyarakat adalah ponsel. Apa kamu setuju dengan hal ini? Setiap orang akan mencari ponselnya bila terbangun dari tidur, bahkan semua urusan pekerjaan, bahkan kebutuhan sehari-hari pun dibantu oleh ponsel pintar. Bila demikian, maka benda pertama yang bisa menolongmu dari bahaya adalah ‘Ponsel’.

Setidaknya, ketika kamu mengalami kejadian berbahaya maka ponsel bisa berperan penting sebagai media penyalur pesan atau informasi bahaya tersebut. Karena itu, penting bagimu untuk memasang atau install aplikasi SOS di ponselmu.

Apakah aplikasi SOS itu?

SOS ini merupakan tanda bahaya yang merupakan kode morse internasional. Sehingga, sebagian besar masyarakat di dunia ini mengetahui bahwa kode “SOS” ini adalah tanda bahaya. Seperti namanya, aplikasi SOS ini merupakan aplikasi yang mendukung penggunaannya untuk menyampaikan informasi bahaya dengan cara yang mudah. Cukup melakukan install aplikasi SOS, maka kamu bisa membuat diri lebih aman. Karena kondisi bahaya bisa menimpa siapa saja, risiko bahaya akibat manusia, hingga alam bisa saja terjadi padamu.

Karena itu, tidak ada salahnya kamu memasang aplikasi SOS di ponsel. Sidik Jari memiliki 4 rekomendasi aplikasi SOS tersebut

1.Carelife – Personal Safety
Aplikasi SOS satu ini memiliki fungsi penyampai pesan tanda bahaya yang lebih spesifik. Aplikasi ini diciptakan untuk membantu dan memberikan keamanan yang berhubungan dengan keselamatan golongan orang yang berisiko mengalami bahaya, seperti: wanita, anak perempuan, orangtua, dan anak – anak.

Aplikasi ini menyediakan berbagai fitur SOS darurat, seperti: pelacakan lokasi korban atau pemilik ponsel. Carelife ini mengirimkan informasi darurat atau pesan SOS dengan cara menghubungi kontak darurat yang telah didaftarkan sebelumnya pada aplikasi.

Selain itu, penggunaan aplikasi ini tidak membutuhkan koneksi internet. Sehingga dapat digunakan dalam berbagai keadaan darurat yang memungkinkan si korban kehilangan akses internet.

2. My Safetipin
Dengan memasang aplikasi satu ini, kamu bisa menghitung skor keamanan lokasi suatu wilayah. Skor bahaya atau tidaknya suatu wilayah ini didapatkan berdasar pengumpulan data yang dilakukan oleh pengguna lainnya. Orang yang memberikan penilaian dan survei atas suatu lokasi ini, dapat membuatmu menghindari titik-titik lokasi yang memiliki risiko besar atas hal-hal yang membahayakan.

Selain itu, tersedia pula berbagai fitur menu seperti informasi penerangan cahaya, kondisi jalan, dan keamanan di sekitar lokasi yang dapat dipantau dengan mudah. Kamu bisa memilih lokasi atau jalan yang dipastikan keamanannya.

3. Fingerspot.iO
Aplikasi Fingerspot.iO (FiO) ini merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Developer Fingerspot. Aplikasi yang berfungsi untuk absensi dan penggajian ini ternyata masuk pula dalam kategori aplikasi SOS.

Aplikasi ini terbilang unik karena memiliki banyak fungsi yang memudahkan penggunanya. Mengapa Fingerspot.iO termasuk dalam kategori aplikasi SOS? Sebab Fingerspot.iO telah menghadirkan fitur Panic Button.

Bila kamu mengunduh aplikasi Fingerspot.iO, maka kamu bisa memanfaatkan aplikasi ini dalam kondisi darurat. Pengguna hanya cukup install App FiO di ponsel dan menekan tombol SOS atau menggoyangkan ponsel saat terjadi bahaya. Dengan demikian, secara otomatis pesan darurat pun akan tersampaikan ke karyawan lain. Selanjutnya, karyawan lain dapat langsung merespon saat itu juga melalui App FiO.

Bukan hanya itu saja, fitur Panic Button Fingerspot.iO ini juga memudahkan pengguna untuk mengirimkan pesan darurat ke nomor kontak yang sudah didaftarkan di Fingerspot.iO. Penggunaan fitur SOS di dalam aplikasi ini terbilang mudah dan responsif.

4. Sygic Family Locator
Aplikasi yang satu ini bisa jadi idaman para keluarga. Bagaimana tidak? Namanya sudah mewakili “Family” yang artinya keluarga. Aplikasi ini memudahkan pengguna untuk melacak lokasi dimana anggota keluarga maupun teman berada. Sehingga kamu dapat memastikan bahwa anggota keluargamu tetap berada di lokasi yang aman.

Aplikasi ini juga dilengkapi dengan adanya tombol SOS yang dapat digunakan ketika salah satu anggota keluarga tidak ada kabar dalam beberapa saat. Maka, secara otomatis aplikasi akan menunjukkan lokasi terakhir dimana anggota keluarga tersebut berada.

Karena memasang aplikasi SOS di ponsel merupakan hal yang penting, maka segera pilih 4 rekomendasi aplikasi SOS yang sudah Sidik Jari rekomendasikan di atas.

Inilah Berbagai Teknologi Pendukung Protokol Kesehatan Saat Pandemi

Pencegahan penularan Covid-19 atau Corona kini dinilai lebih mudah karena kehadiran berbagai teknologi pendukung yang ada. Penerapan protokol kesehatan yang harus dilakukan masyarakat ini juga butuh pengawasan yang tepat. Mengingat masyarakat masih belum bisa lepas dari aktivitas di luar ruangan.  Karena itu, teknologi pendukung protokol kesehatan saat pandemi ini sangat bermanfaat untuk memudahkan pengawasan protokol kesehatan.

Apa saja teknologi pendukung protokol kesehatan saat pandemi ini?
Sidik Jari akan ulas teknologi-teknologi pendukung protokol kesehatan saat pandemi berikut:

1.Alat pendeteksi suhu tubuh otomatis
Alat pendeteksi suhu tubuh otomatis atau thermal scanner merupakan alat pendeteksi suhu tubuh secara otomatis dengan menggunakan kamera tanpa harus menggunakan thermometer. Teknologi ini tentunya menggantikan alat thermometer sebagai pengukur suhu. Bayangkan saja! Bila Anda harus antre panjang karena menunggu pemeriksaan suhu dengan thermometer yang cara kerjanya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengetahui info pasti suhu tubuh seseorang.

Dengan thermal scanner pemeriksaan suhu menjadi lebih mudah dan cepat. Cara kerja thermal scanner ini sendiri, menampilkan objek dengan indikator warna. Objek atau manusia yang terekam akan memiliki warna lebih terang pada layar bila suhu tubuh melebihi dari ketentuan normal.

Menariknya lagi, thermal scanner ini dapat mendeteksi seluruh bagian tubuh manusia sehingga suhu tubuh dapat terpantau dengan mudah.

2. Deteksi pemakaian masker dengan ponsel
Anjuran menggunakan masker saat beraktivitas di mana pun tetap diwajibkan oleh pemerintah untuk mencegah penyebaran virus Corona ini. Sayangnya masih banyak yang abai, sehingga diperlukan pengawasan yang ketat salah satunya dengan menggunakan alat deteksi pemakaian masker secara otomatis. Bahkan pemerintah sampai menerapkan hukuman denda dan sanksi sosial bila ada yang lalai menggunakan masker.

Karena itu, hadir teknologi untuk mendeteksi pemakaian masker dengan ponsel secara otomatis melalui Aplikasi Fingerspot Mask Detection. Aplikasi dari Fingerspot ini merupakan teknologi terkini yang mendukung penerapan protokol kesehatan. Fingerspot Mask Detection ini mampu mendeteksi orang yang tidak menggunakan masker dengan benar. Bahkan, aplikasi ini bisa mendeteksi orang yang tidak memakai masker. Deteksi ini dilakukan secara praktis hanya melalui ponsel dan akan mengeluarkan bunyi alarm saat penggunaan masker tidak tepat atau masker tidak digunakan oleh seseorang.

Selain itu, atasan dapat dengan mudah menerima notifikasi siapa saja yang telah melanggar protokol kesehatan atau mengabaikan penggunaan masker. Bisa terhubung dengan Fingerspot.iO dan tersedia laporan Deteksi Tanpa Masker di web Fingersot.iO.

Bagaimana? Penerapan penggunaan masker bisa terpantau kapan saja dan di mana saja dengan aplikasi ini. Berdasar pantauan Sidik Jari, aplikasi ini dapat diunduh di Google Playstore dan bisa pakai Gratis selama 1 tahun

3. Hand Sanitizer Otomatis
Selain menggunakan masker, cuci tangan merupakan salah satu hal yang diwajibkan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19. Solusinya, alat cuci tangan diupayakan tidak tersentuh pengguna secara bergantian. Maka dari itu, penggunaan alat hand sanitizer otomatis tentu memudahkan aktivitas membersihkan tangan menyentuh alat cuci tangan. Teknologi ini menggantikan hand sanitizer manual yang harus disentuh bergantian oleh banyak orang.

Dengan adanya teknologi ini, pengguna hanya perlu meletakkan tangan di bawah mesin hand sanitizer otomatis, maka akan secara otomatis sabun ke luar. Sehingga pengguna lebih aman dan lebih higienis, pencegahan penularan Covid-19 juga lebih efektif.

4. Penggunaan chatbot
Fitur Layanan WhatsApp Chatbot Covid19.go.id milik Kemenkominfo ini termasuk salah satu teknologi menarik yang membantu pengawasan penerapan protokol kesehatan di masyarakat. Melalui fitur ini, pemerintah berusaha menampilkan informasi terkait virus Corona. Selain itu, masyarakat dapat mengetahui layanan mengenai informasi Covid-19 yang berada di Indonesia.

Berbagai informasi ini tentu diharapkan bisa mengedukasi masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas di tengah pandemi. Melalui aplikasi ini pemerintah juga tetap mengedukasi masyarakat untuk menerapkan prinsip 3M (mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak).

Apakah Anda sudah memanfaatkan atau mengetahui fitur milik pemerintah ini?

Itulah teknologi-teknologi terkini yang membantu pengawasan penerapan protokol kesehatan di saat pandemi ini menjadi lebih mudah.

Menurutmu, mana yang paling unik?

Sumber:

  1. Kompas Tekno
  2. Fingerspot
  3. CNN Indonesia