Apa Itu TimeClock – Pengenalan Fitur Dan Cara Berlangganan

Bagaimana cara perusahaan bertahan di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat? Salah satu cara ampuh yang bisa dilakukan adalah dengan memperbaiki manajemen SDM atau karyawan yang ada di dalamnya. Agar bisa lebih mudah dan lancar dalam pelaksanaannya, maka dibutuhkan teknologi seperti yang diusung oleh TimeClock.iD.

Apa Itu TimeClock.iD?

TimeClock.iD adalah software absensi sederhana berbasis teknologi cloud yang bermanfaat untuk meningkatkan efisiensi pekerjaan HRD. Mendukun berbagai merek mesin absensi dengan ADMS system, TimeClock.iD dapat membantu tim HRD untuk melakukan tarik data absensi karyawan darimana saja.

Dengan menggunakan TimeClock.iD maka HRD bisa menangani tugas manajemen karyawan yang rumit dan membutuhkan banyak waktu, tenaga serta pikiran, menjadi lebih ringkas dan pasti akurat.

Berbasis teknologi Cloud Computing atau komputasi awan, TimeClock.iD begitu concern dalam hal pengelolaan absensi karyawan sesuai dengan kebutuhan perusahaan masa kini.

Tak peduli besar atau kecil ukuran usaha dan apapun jenis usahanya, penggunaan TimeClock.iD mutlak bagi HRD yang ingin meraih efisiensi dan efektivitas kerjanya dalam mendisiplinkan karyawan di berbagai tempat kerja.

TimeClock.iD terbukti unggul dalam memberikan kemudahan, lebih efektif dan efisien dalam manajemen kehadiran karyawan dari mana saja dengan sistem manajemen kehadiran berbasis cloud agar produktivitas karyawan dapat terus meningkat.

Fitur dan Manfaat TimeClock.iD

TimeClock adalah pilihan terbaik untuk meningkatkan efisiensi pekerjaan HR dengan berbagai manfaat keunggulan dalam setiap fiturnya, seperti:

  • Sistem yang Terintegrasi

Data dari mesin absensi seperti data kehadiran, data karyawan, dan informasi kapasitas semua mesin absensi yang terhubung akan terkumpul dan sinkron secara otomatis, real-time dan terpusat pada sistem cloud.

  • Nyaman dan Fleksibel

Dilengkapi fitur pendaftaran karyawan dari jarak jauh dan memungkinkan sinkronisasi data karyawan dari berbagai perangkat yang berbeda.

  • Kontrol Keamanan Terjamin

Setiap data yang tersimpan dijamin aman dan akurat karena dikelola secara terpusat dan online.

Dengan berbagai fitur-fitur yang memiliki manfaat sesuai dengan kebutuhan absensi masa kini, maka TimeClock.iD layak dijadikan pilihan terbaik untuk kelola absensi seluruh karyawan dari mesin absensi di berbagai lokasi kerja yang berbeda, sehingga manajemen kehadiran karyawan bisa lebih optimal dan efektif.

Seluruh manfaat dalam setiap fitur TimeClock.iD juga bisa dinikmati karena berbasis sistem cloud yang bisa membantu mengelola data kehadiran karyawan dengan lebih mudah dan cepat, yakni:

  • Pemantauan Kehadiran Real-time

Kehadiran karyawan tercatat secara real-time dan terpusat dari mesin absensi yang terletak di berbagai lokasi.

  • Pendaftaran Karyawan Jarak Jauh

Memungkinkan pengiriman perintah ke perangkat atau mesin absensi dalam mode pendaftaran karyawan jarak jauh, dan didukung dengan berbagai metode identifikasi.

  • Pengaturan Zona Waktu

Dapat menyesuaikan waktu pada mesin absensi di lokasi berbeda agar sesuai dengan zona waktu kantor.

  • Pengaturan Absensi di Semua Tempat Kerja

Menyinkronkan data karyawan di mesin absensi yang berada di kantor lain agar karyawan bisa melakukan absensi di semua kantor.

  • Manajemen Kehadiran Lebih Mudah

Data kehadiran karyawan dapat diekspor dengan lebih cepat dan nyaman dalam file Microsoft Excel.

  • Laporan Kehadiran Harian

Data absensi karyawan dalam periode harian dapat diunduh dalam file Microsoft Excel.

  • Pantau Kapasitas Mesin Absensi Lebih Cepat

Anda dapat melihat kapasitas perangkat secara online tanpa melihat perangkat secara langsung.

  • Mudah Digunakan

Tampilan sederhana dan mudah digunakan sehingga memberikan pengalaman manajemen absensi yang luar biasa.

  • Hemat Biaya

Cukup dengan biaya berlangganan yang terjangkau untuk bisa menikmati seluruh manfaat solusi bagi semua jenis dan skala bisnis.

  • Ideal untuk Berbagai Jenis Mesin Absensi

Terintegrasi dengan berbagai perangkat atau mesin absensi yang mendukung sistem ADMS.

Nikmati pengalaman terbaik dalam kemudahan akses, olah dan atur sistem absensi karyawan di satu hingga beberapa tempat kerja yang berbeda secara praktis pakai TimeClock.iD dengan berlangganan sekarang juga.

Cara Berlangganan TimeClock.iD

Untuk berlangganan TimeClock.iD caranya sangat mudah. Apalagi TimeClock.iD juga memiliki keunggulan fleksibilitas yangbisa digunakan pada mesin selain Fingerspot. Bisa digunakan untuk apapun merek mesin absensi yang mendukung ADMS.

Dengan begitu, perusahaan yang menggunakan mesin absensi apapun bisa memanfaatkan TimeClock.iD yang berbasis teknologi Cloud Computing atau komputasi awan ini dengan mudah dan praktis.

Anda dapat Gratis Coba TimeClock.iD. Kunjungi website TimeClock.iD. Silahkan klik I Want to Try / Try for Free, kemudian isikan data: Serial Number, Password, Email, dan lokasi TimeZone Anda. Lalu klik Sign Up.

Turnover Karyawan – Sebenarnya Negatif Atau Positif Ya?

Begitu mendengar kata turnover umumnya para HRD akan langsung mengerutkan dahi sebagai pertanda betapa merepotkannya hal yang satu ini. bagaimana tidak, proses rekrutmen yang panjang dan menghabiskan banyak pikiran, tenaga dan biaya harus berakhir dengan perpisahan oleh karyawan yang bersangkutan.

Namun, terlepas daripada itu, turnover sebenarnya merupakan sesuatu yang lazim dialami oleh seluruh perusahaan. Yang membedakan adalah jenis turnover dan tingkat kejadiannya. Jika hanya sedikit maka tidak akan memberikan masalah berarti bagi perusahaan. Namun jika angka kejadiannya banyak atau tinggi dalam waktu yang berdekatan, maka perusahaan mau tidak mau harus dihadapkan dengan berbagai masalah pelik yang ditimbulkannya.

Apa Itu Turnover?

Ada berbagai pendapat dari para ahli yang bisa dijadikan rujukan dalam memahami apa itu turnover, antara lain:

  • Ronald dan Milkha (2014)

Turnover adalah kecenderungan atau intensitas individu untuk meninggalkan organisasi dengan berbagai alasan dan diantaranya keinginan untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.

  • Robbins dan Judge (2009)

Turnover adalah tindakan pengunduran diri secara permanen yang dilakukan oleh karyawan baik secara sukarela ataupun tidak sukarela, berupa pengunduran diri, perpindahan keluar unit organisasi, pemberhentian atau kematian anggota organisasi.

  • Rivai (2009)

Turnover adalah keinginan karyawan untuk berhenti kerja dari perusahaan secara sukarela atau pindah dari satu tempat kerja ke tempat kerja lain menurut pilihannya sendiri.

Selain 3 definisi turnover tersebut, masih ada banyak definisi turnover yang diungkapkan oleh ahli lain yang secara umum bisa dipahami bahwa turnover adalah pergantian karyawan baik atas kemauan sendiri ataupun keputusan dari perusahaan.

Dalam dunia kerja juga dikenal jenis-jenis turnover yang terbagi atas hal-hal spesifik yang mendasarinya.

Jenis-jenis Turnover

Menurut Mathis & Jackson (2000) terdapat 3 jenis turnover yang terbagi berdasarkan kesediaan karyawan, tingkat fungsionalnya, serta berdasarkan bentuk pengendaliannya.

A. Jenis Turnover Berdasarkan Kesediaan Karyawan

Ada 2 jenis turnover berdasarkan kesediaan karyawan, yakni turnover secara tidak sukarela dan turnover secara sukarela.

1. Turnover Secara Tidak Sukarela

Turnover secara tidak sukarela bisa dipahami sebagai pergantian karyawan yang dipicu oleh kebijakan perusahaan, peraturan kerja dan standar kinerja yang tidak dipenuhi oleh karyawan, seperti kinerja yang buruk dan pelanggaran peraturan kerja.

2. Turnover Secara Sukarela

Turnover secara sukarela adalah pergantian karyawan karena karena karyawan yang bersangkutan meninggalkan perusahaan atas keinginannya sendiri, yang biasanya disebabkan oleh faktor peluang karir di perusahaan lain, gaji, pengawasan, geografi, masalah keluarga dan sebagainya.

B. Jenis Turnover Berdasarkan Tingkat Fungsionalnya

Terdapat 2 jenis turnover berdasarkan tingkat fungsionalnya, yakni turnover fungsional dan turnover disfungsional.

  1. Turnover Fungsional

Turnover fungsional adalah situasi pergantian karyawan dimana karyawan yang bersangkutan meninggalkan perusahaan karena memiliki kinerja yang lebih rendah, kurang bisa diandalkan, atau mengganggu rekan kerja.

2. Turnover Disfungsional

Turnover disfungsional adalah situasi pergantian karyawan dimana karyawan yang penting dan memiliki kinerja bagus meninggalkan perusahaan pada saat genting.

C. Jenis Turnover Berdasarkan Bentuk Pengendaliannya

Jenis turnover berdasarkan bentuk pengendaliannya terbagi menjadi 2 yakni turnover yang tidak dapat dikendalikan dan turnover yang dapat dikendalikan.

1.Turnover yang Tidak Dapat Dikendalikan

Turnover yang tidak dapat dikendalikan adalah pergantian karyawan dengan alasan di luar pengaruh perusahaan, misalnya masalah geografis maupun masalah pribadi karyawan.

2. Turnover yang Dapat Dikendalikan

Turnover yang dapat dikendalikan adalah pergantian karyawan karena adanya faktor pengaruh dari perusahaan dimana hal tersebut sebenarnya bisa diatasi oleh perusahaan tanpa perlu karyawan yang bersangkutan keluar dari perusahaan.

Lalu, apa saja hal yang sebenarnya bisa menyebabkan terjadinya berbagai jenis turnover tersebut?

Faktor Penyebab Turnover

Inilah beberapa faktor penyebab turnover di perusahaan:

  • Usia karyawan yang masih muda sehingga cenderung memilki keinginan untuk mencoba-coba pekerjaan.
  • Interaksi lintas usia dan kurangnya sosialisasi awal masa kerja.
  • Beban kerja yang terlalu berat.
  • Lingkungan atau budaya kerja yang tidak sehat.
  • Kepuasan kerja yang rendah.
  • Gaji yang dirasa tidak sesuai atau tidak adil.
  • Banyaknya lowongan kerja dan kemudahan melamar kerja lewat berbagai media.

Cara Mengetahui Tingkat Turnover Perusahaan

Untuk mengetahui tingkat turnover perusahaan apakah rendah atau tinggi bisa didapat dari perhitungan dengan rumus berikut:

Dimana:

TO = prosentase turnover.

Jumlah Karyawan Diterima = jumlah karyawan yang diterima dalam suatu perusahaan.

Jumlah Karyawan Keluar = jumlah karyawan yang keluar dalam suatu perusahaan.

Jumlah Karyawan Awal = jumlah karyawan yang diterima pada awal sebelum adanya perekrutan dan keluarnya karyawan.

Jumlah Karyawan Akhir = jumlah karyawan yang keluar pada akhir setelah adanya karyawan yang keluar.

Dampak Negatif Turnover

Jika resign dilakukan oleh karyawan dengan kualitas dan produktivitas tinggi maka akan menjadi masalah bagi perusahaan untuk kembali mencari kandidat karyawan pengganti dengan performa yang sama baiknya. Bahkan, resign yang dilakukan oleh karyawan berkualitas rendah pun namun jika jumlahnya terlalu banyak dalam waktu yang bersamaan maka akan berpotensi mengganggu operasional perusahaan jika tidak segera mendapatkan penggantinya. Kalaupun sudah mendapatkan penggantinya maka masih dibutuhkan waktu beberapa hari hingga karyawan baru mampu mengikuti alur kerja sesuai perusahaan. Di masa ini perusahaan sangat rawan mengalami limbung pada sistem operasionalnya.

Dampak Positif Turnover

Percaya atau tidak, ternyata turnover tak selalu mengerikan buat perusahaan, karena ada juga dampak positif yang ditimbulkannya, yakni keluarnya karyawan dengan kualitas kerja yang kurang baik dan produktifitas rendah bisa memberikan keuntungan pada perusahaan sebagai proses seleksi alami yang menggeser karyawan bekualitas rendah untuk efisiensi perusahaan. Dengan demikian HRD bisa segera menggeser karyawan berkualitas rendah yang hanya menjadi beban keuangan perusahaan tersebut dengan karyawan yang lebih berkualitas. Dengan demikian, bisa diharapkan agar produktivitas perusahaan semakin meningkat.

Cara Mencegah Tingginya Tingkat Turnover

Ada beberapa cara ampuh yang bisa dilakukan untuk mengendalikan tingkat turnover pada perusahaan, yaitu:

  • Memperhatikan kesejahteraan seluruh karyawan dengan menunaikan hak-haknya seperti jaminan sosial, jaminan kesehatan dan keselamatan kerja, gaji yang sesuai, adil dan sebagainya.
  • Memberikan program pengembangan karyawan dan kesempatan karir yang luas agar tipe karyawan yang ambisius, idealis dan berkualitas bisa terus bertumbuh dan berkembang tanpa melirik kesempatan karir di perusahaan lain.
  • Menciptakan lingkungan kerja yang baik sehingga membuat karyawan merasa nyaman. Berikan pula kesempatan bagi karyawan untuk mengutarakan pendapat dan keluh kesahnya hingga membantu memberikan solusi atas masalah yang sedang dihadapinya.
  • Meningkatkan kredibilitas perusahaan dengan selalu membuka diri pada perubahan dan perkembangan yang terjadi sehingga bisa membuat karyawan merasa bangga dan enggan berpindah ke perusahaan lain.
  • Memantau kinerja setiap karyawan agar bisa segera mengetahui mana karyawan berkualitas yang harus diperhatikan, dan mana karyawan berkinerja buruk yang harus segera diganti. Pemantauan ini tentu harus dilakukan secara objektif, misalnya dengan menggunakan fitur Pantau Kinerja Fingerspot.iO.

Dengan menggunakan fitur Pantau Kinerja Fingerspot.iO maka pemantauan kinerja karyawan bisa dilakukan secara objektif, mudah dan praktis karena memiliki berbagai keunggulan, diantaranya:

  • karyawan lebih mudah dalam melaporkan pekerjaannya, mengetahui apakah tugas yang dikerjakan sudah sesuai, sehingga bisa segera melakukan perbaikan jika ternyata diketahui adanya kesalahan pada tugas kerja yang dilakukan, memperoleh respon cepat dari atasan, dan menilai diri sendiri secara objektif apakah waktu kerja yang digunakan sudah optimal
  • Atasan bisa mendapatkan laporan pekerjaan dari karyawan secara realtime atau saat itu juga, memberikan penilaian atas hasil kerja karyawan secara objektif, mengetahui apakah seluruh laporan pekerjaan karyawan telah diperiksa guna menghindari risiko lupa memeriksa laporan kerja karyawan yang seringkali menghambat proses penyelesaian suatu pekerjaan.
  • Owner atau pemilik usaha bisa melakukan pemantauan kinerja semua karyawannya, sehingga bisa dijadikan dasar dalam menentukan langkah perusahaan apakah perlu mengganti karyawan berkinerja rendah dengan karyawan yang lebih berkualitas demi menjaga produktivitas perusahaan.

Dengan pemantauan kinerja yang objektif, mudah dan praktis lewat fitur Pantau Kinerja Fingerspot.iO maka perusahaan tidak perlu berhadapan dengan dampak negatif turnover, karena bisa dipastikan hanya karyawan berkualitas, berdedikasi dan berkinerja tinggilah yang saat ini bersinergi untuk memajukan dirinya dan perusahaan.

Rahasia Cepat Dapat Kerja – Miliki Soft Skill Yang Paling Dicari Perusahaan

Bekerja adalah sebuah keharusan bagi setiap orang dewasa, baik untuk mendapatkan penghasilan guna memenuhi kebutuhan hidup maupun sebagai media aktualisasi diri. Namun seringkali jalan untuk mendapatkan pekerjaan impian tidaklah mudah.

Jangan sampai berputus asa ya..

Sulitnya memperoleh pekerjaan impian bisa jadi karena kamu belum mengerti bagaimana caranya yang tepat. Kali ini kita akan bahas rahasia cepat dapat kerja yang ternyata belum banyak disadari, yakni dengan memiliki soft skill yang paling dicari perusahaan.

Saat membaca lowongan pekerjaan di berbagai media pasti kamu akan menemui persyaratan atau kualifikasi sebagai syarat untuk melamar, seperti nilai IPK, jenjang pendidikan, pengalaman kerja, tingkat kemampuan teknis dan sebagainya. Tapi, tak jarang pula kan kamu temui syarat lain seperti memiliki kemampuan komunikasi yang baik, bisa bernegosiasi, pekerja keras dan lain sebagainya. Inilah yang disebut dengan soft skill, yang juga menjadi pertimbangan besar bagi perusahaan dalam menyeleksi calon karyawannya.

Miliki, kuasai dan cantumkan jenis-jenis soft skill yang paling dicari perusahaan di CV kamu, agar seketika menarik perhatian HRD untuk mengundangmu di sesi wawancara kerja.

Apa Saja Soft Skill yang Paling Dicari Perusahaan?

Menjadi staf akuntan, marketing, sales, desain grafis, content creator, wartawan, teknisi, atau pekerjaan apapun pasti membutuhkan penguasaan soft skill yang baik. Setiap perusahaan bisa jadi mensyaratkan jenis soft skill tertentu bagi kandidat karyawannya berhubungan dengan jenis atau posisi pekerjaan tertentu. Namun secara umum ada beberapa jenis soft skill yang harus dimiliki oleh setiap orang karena jenis-jenis soft skill tersebut merupakan soft skill yang paling dicari perusahaan.

Berdasarkan hasil riset dari The Job market Outlook for Grad’s, tidak kurang dari 93% HRD menyatakan bahwa mereka menjadikan soft skill untuk menentukan diterima atau tidaknya seorang calon karyawan. Beberapa jenis soft skill tersebut antara lain: kemampuan komunikasi, adaptasi, pelayanan customer, mandiri, kreatif dan berpikir kritis, manajemen waktu dan pekerjaan.

  • Kemampuan Komunikasi

Dalam sebuah portal kerja Career Builder, seorang Chief Marketing Officer bernama Kristen Kelley, mengatakan bahwa seorang pelamar kerja yang mampu berbicara dengan jelas, sopan, efektif, responsif, asertif, bahkan bisa berkomunikasi menggunakan bahasa asing akan memiliki nilai lebih sehingga dengan cepat mendapatkan perhatian dari tim recruitment.

Cara Menguasai Kemampuan Komunikasi

Jika kamu berpikir seorang ekstrovert lebih mudah menguasai soft skill komunikasi daripada seseorang dengan kepribadian introvert, maka kamu salah besar, karena soft skill komunikasi tidak sama dengan kemudahan seseorang untuk berbicara, namun lebih pada cara menyampaikan atau cara berbicara serta kualitas pembicaraannya. Latih kemampuan komunikasimu dengan cara membiasakan diri berbicara yang jelas, ramah dan sopan pada siapapun bahkan di depan umum, berpikir sebelum berbicara, jangan takut menyuarakan pendapatmu namun dengan tetap berhati-hati dalam pemilihan kata dan cara menyampaikannya, perbanyak membaca buku manajemen diri. Komunikasi dalam dunia kerja tidak hanya berbicara secara langsung, namun juga secara tertulis seperti e-mail, pesan singkat, hingga media sosial atau website yang akan dibaca oleh customer dan klien bisnis. Sering-seringlah membaca berbagai media profesional perusahaan dan latih kemampuan komunikasi secara tertulis dengan cara menulis di blog pribadi atau bergabung dalam forum di sebuah platform sosial. Jangan lupa, pelajari dan kuasai bahasa asing yang saat ini paling banyak dibutuhkan dalam dunia bisnis, seperti bahasa Inggris, Mandarin, Jepang dan Jerman.

  • Kemampuan Adaptasi

Say No to comfort zone. Setiap perusahaan mendambakan karyawan yang mampu menghadapi setiap perubahan dan tantangan. Untuk itu, dibutuhkan soft skill atau kemampuan adaptasi karena setiap harinya karyawan akan berhadapan dengan berbagai perubahan, problem dan tantangan sebagai akibat dari kondisi masyarakat dan dunia usaha yang memang dinamis, terus bergerak dan berubah.

Cara Menguasai Kemampuan Adaptasi

Perbanyak sumber motivasi diri untuk memahami pentingnya berubah dan beradaptasi. Masih ingat dengan apa yang pernah disampaikan oleh seorang tokoh besar, seorang dokter dan ahli biologi dari Inggris, Charles Darwin? Terdapat salah satu teorinya yang banyak diimplementasikan juga dalam dunia bisnis, yakni “bukanlah yang paling kuat dan cerdas yang mampu bertahan, namun yang paling bisa beradaptasi pada perubahan”. Jadi, asah terus kemampuan adaptasimu dengan mempelajari skill-skill baru setiap hari, perbanyak informasi yang berkaitan dengan pekerjaanmu dan berbagai hal di sekitar, termasuk penguasaan pada teknologi terkini.

  • Kemampuan Melayani Pelanggan

Pada dasarnya semua usaha adalah menjual produk pada pelanggan, baik produk dalam bentuk barang maupun jasa atau pelayanan. Maka dari itu, salah satu kemampuan yang dicari oleh semua perusahaan pada setiap calon karyawannya adalah customer oriented atau soft skill yang berhubungan dengan kemampuan melayani pelanggan dengan baik dan profesional.

Cara Menguasai Kemampuan Pelayanan Pelanggan

Sering-seringlah melakukan riset atau pengamatan pada apa yang dibutuhkan oleh orang-orang saat ini. selalu tempatkan diri di posisi pelanggan sehingga bisa memahami apa yang sebenarnya dibutuhkan, dan ingin diperlakukan seperti apa ketika membeli suatu produk barang atau menggunakan jasa dari sebuah unit usaha.

  • Kemampuan Mandiri

Bisa bekerja dalam tim maupun sendiri, ini adalah salah satu soft skill yang paling dicari perusahaan. Hal ini mengindikasikan kemampuan calon karyawan dalam berkolaborasi atau bekerja sama dalam tim kerja, namun tetap cakap dan bisa diandalkan ketika harus bekerja sendiri. Baik dalam tim maupun kerja sendiri sama-sama membutuhkan keterampilan diri yang mandiri untuk dapat berkontribusi pada perusahaan.

Cara Menguasai Kemampuan Mandiri

Latihlah diri dengan mengikuti berbagai organisasi di lingkungan pendidikan seperti study club, kelompok kerohanian dan sebagainya, atau organisasi sekitar rumah seperti karang taruna dan lain-lain. Dengan demikian kamu akan terbiasa menerima tugas-tugas atau tanggung jawab yang harus bisa ditunaikan secara mandiri dengan penuh tanggung jawab sekaligus melatih kemampuan kerjasama. Buktinya, tak jarang juga loh perusahaan yang meminta informasi organisasi apa saja yang pernah kamu ikuti di dalam form CV yang disediakan oleh perusahaan.

  • Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif

Dunia usaha yang penuh perubahan dan tantangan dalam kompetisi yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk memiliki karyawan yang mampu berpikir kritis dan kreatif untuk mengahadapinya. Jangan beranggapan bahwa memikirkan bagaimana caranya mempertahankan bisnis adalah sepenuhnya tugas perusahaan. Justru perusahaan merekrut karyawan baru yang memiliki soft skill atau kemampuan berpikir kritis dan kreatif agar dapat membantu perusahaan menghadapi setiap tantangan yang ada.

Cara Menguasai Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif

Untuk menguasai kemampuan berpikir kritis dan kreatif bisa diawali dengan membiasakan diri untuk lebih banyak mendengar, berpikir dan bertanya. Lalu, perbanyak informasi yang relevan dari sumber tepercaya. Pikirkan kemungkinan-kemungkinan sebab-akibat suatu hal beserta cara-cara untuk melakukannya, gali ide-ide segar hingga yang out of the box sekalipun.

  • Kemampuan Manajemen Waktu dan Pekerjaan

Perusahaan dan para pekerja masa kini semakin memahami pentingnya work-life balance karena setiap manusia hanya memiliki waktu 24 jam dalam sehari untuk menghadapi dan menyelesaikan setiap hal yang berkaitan dengan pekerjaan dan kehidupan pribadi. Oleh sebab itu, perusahaan menganggap penting bagi karyawan untuk memiliki soft skill atau kemampan manajemen waktu dan pekerjaan, sehingga urusan kerja jadi lancar dengan kedisiplinan yang tinggi namun di sisi lain kepentingan pribadi tetap dapat terpenuhi dengan baik, dimana hal ini mampu meningkatkan produktivitas bisnis.

Cara Menguasai Kemampuan Manajemen Waktu dan Pekerjaan

Kuasai kemampuan manajemen waktu dan pekerjaan dengan membiasakan diri hidup secara teratur. Buatlah time line berisikan jadwal kegiatan sehari-hari yang harus dilakukan dalam waktu yang telah ditentukan. Lakukan evaluasi setiap malam apakah perlu melakukan perubahan atau mana yang harus dipertahankan. Manfaatkan pula teknologi untuk membantumu agar lebih disiplin dalam bekerja sehingga mampu meraih work-life balance, seperti dengan menggunakan absensi online Fingerspot.iO.

Apapun Pekerjaannya Lebih Disiplin dengan Absensi Online Fingerspot.iO

Fingerspot.iO yaitu aplikasi absensi online yang telah lama menjadi andalan berbagai perusahaan untuk menjaga dan meningkatkan kedisiplinan kerja seluruh karyawan multi bidang dan multi sistem kerja, sehingga dapat membantu manajemen waktu dan kerja yang optimal, efektif dan efisien, seperti dengan adanya fitur-fitur pantau dan tingkatkan kedisiplinan serta produktivitas karyawan, seperti fitur absensi online dengan teknologi antifake GPS dan scan GPS identifikasi wajah, notifikasi real-time, laporan kerja multi format via ponsel, menu Todo sebagai pengingat aktivitas kerja, serta fitur pengaturan jam dan jadwal kerja. Bahkan untuk karyawan yang bekerja di kantor cabang yang berbeda, di lapangan, di rumah atau dari mana pun dapat dengan mudah dipantau dan ditingkatkan kedisiplinannya berkat adanya fitur Geofences atau pembatasa wilayah, informasi koneksi yang digunakan karyawan saat absensi, hingga fitur tandai kunjungan kerja karyawan yang efektif untuk pantau kedisiplinan karyawan dengan mobilitas tinggi.

Bahaya Jika Dibiarkan – Ketahui Penyebab Tidak Fokus Kerja Dan Cara Mengatasinya

Sering merasa tidak fokus kerja atau ‘gagal fokus’ saat bekerja ternyata banyak dialami oleh para pekerja di berbagai negara. Bahkan, dalam sebuah studi didapati fakta bahwa sebanyak 73% pemimpin perusahaan di berbagai negara merasa terganggu, kehilangan fokus dengan berbagai pemikiran yang tidak jelas di dalam otaknya ketika sedang berada di tempat kerja.

Lanjutkan membaca “Bahaya Jika Dibiarkan – Ketahui Penyebab Tidak Fokus Kerja Dan Cara Mengatasinya”