Berbagai Manfaat Qr Code Bagi Bisnis Masa Kini

Pengaplikasian teknologi digital bagi dunia bisnis terus mengalami inovasi dan semakin berkembang. Salah satunya adalah penggunaan QR Code untuk membantu kemudahan dan kelancaran bisnis. Beragam manfaat, mulai dari marketing, Public Relation (PR), transaksi pembayaran, operasional eksternal dan internal bisnis hingga absensi karyawan kini semakin mudah, cepat dan akurat pakai QR Code.

Yuk, kenalan dulu dengan teknologi QR Code ini..

QR CODES ADALAH

Quick Response Codes (QR Code)adalah kode matriks dua dimensi yang dapat menyimpan informasi ribuan karakter alfanumerik. Sekilas nampak sama dengan barcode. Namun bedanya, barcode merupakan kode satu dimensi yang hanya dapat menyimpan 20 digit angka, sehingga daya tampung informasinya jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan QR Code. Kemampuan QR Code dalam menyimpan lebih banyak informasi inilah yang menjadikannya lebih praktis untuk berbagai keperluan bisnis. Hanya dengan memindai QR Codes maka berbagai informasi bisa didapatkan dengan akses yang begitu cepat.

MANFAAT QR CODES BAGI BISNIS

  • Akses ke Berbagai Konten Bisnis

Konsumen dapat dengan mudah dan cepat terhubung dengan berbagai keperluan bisnis berplatform digital, seperti: landing page, e-book, Mengetahui persediaan dan harga produk, instruksi instalasi atau pemasangan, persediaan suku cadang dan layanan, kupon, promo atau penawaran khusus, rekomendasi produk dan jasa pelengkap, media feedback konsumen, penjelasan instruksi dan manfaat produk, serta berbagai konten lain yang berhubungan dengan sebuah bisnis.

  • Media Penyimpanan Berbagai Informasi Internal Bisnis

Layaknya barcode scanner, QR Codes juga dapat dimanfaatkan untuk menyimpan berbagai informasi yang dibutuhkan staf perusahaan untuk kemudahan operasional bisnis. Misalnya, detail informasi pada setiap produk, sehingga memudahkan penyimpanan, pengaturan, penjualan produk dan sebagainya. Hal ini sangat bermanfaat baik bagi staf gudang, admin, hingga kasir.

  • Pembayaran Digital

Di masa pandemi, sistem pembayaran digital atau cashless gencar digalakkan oleh pemerintah karena dinilai lebih higienis. Sehingga hal ini terus dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya untuk mencegah penularan penyakit akibat infeksi virus corona. Namun sebenarnya, terlepas dari situasi pandemi, pembayaran digital memang tengah diupayakan dalam rangka mendukung integrasi ekonomi dan keuangan digital nasional. Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga, terus melakukan sosialisasi pada seluruh masyarakat untuk memanfaatkan QR Code pembayaran atau Quick Response Indonesian Standard (QRIS) yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia, sehingga pembayaran bisa lebih cepat, aman, praktis dan higienis. Kini, tak hanya e-wallet seperti Gopay, Shopeepay, OVO, LinkAja, Dana dan sebagainya yang mampu melayani pembayaran digital, gerai fisik seperti swalayan, toko kelontong, warung makan, jasa transportasi hingga kios-kios di pasar pun kini telah banyak yang memasang QRIS sebagai alternatif metode pembayarannya.

  • Screening Pengunjung

Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menyatakan bahwa pusat perbelanjaan/mall di DKI Jakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya menerapkan penggunaan QR Codes untuk melakukan screening telah divaksin bagi setiap pengunjung yang datang. Hal ini sesuai dengan himbauan pemerintah terkait upaya pemulihan operasional pusat perbelanjaan/mall di tengah pandemi. Seluruh pengunjung pusat perbelanjaan/mall, termasuk pegawai harus dapat membuktikan bahwa dirinya telah divaksin dengan menunjukkan sertifikat vaksin dalam aplikasi PeduliLindungi, dalam keadaaan sehat, memakai masker, serta wajib memindai kode QR saat masuk dan keluar dari pusat perbelanjaan/mall agar seluruh data tecatat dengan baik.

  • Absensi Karyawan

Bisnis tak hanya tentang omset, profit, serta berbagai operasional eksternal usaha saja. Operasional internal perusahaan juga merupakan bagian dari pembentuk kesatuan bisnis yang vital. Salah satunya adalah sistem pengolahan SDM. Kini mulai banyak perusahaan yang menggunakan QR Code untuk absensi karyawan, sehingga kedisiplinan karyawan terpantau dengan baik melalui pencatatan yang cepat, mudah dan akurat. Dengan menggunakan Fingerspot.iO karyawan dapat mengunduh dan mencetak ID Card dari App FiO di ponselnya yang dilengkapi kode QR di ID Card untuk memeriksa status kepegawaian karyawan, sekaligus melakukan absensi yang mudah dan tanpa sentuh. Cukup scan QR Code kantor dari ponsel melalui App FiO. Absensi karyawan jadi lebih praktis dengan ponselnya sendiri, namun data tetap sampai ke HRD.

Itulah beberapa manfaat QR Code bagi bisnis masa kini. Pengaplikasiannya pada berbagai aspek bisnis, mulai dari dari marketing, Public Relation (PR), transaksi pembayaran, operasional eksternal dan internal bisnis hingga absensi karyawan turut memperlancar bisnis secara luas. Untuk pengaplikasian QR Code pada absensi karyawan pastikan pilih yang mudah digunakan dengan hasil yang akurat seperti pada Fingerspot.iO.

Pentingnya Pasang Aplikasi SOS di Ponsel! Ini 4 Rekomendasinya

Saat ini, hal yang paling sering digunakan oleh masyarakat adalah ponsel. Apa kamu setuju dengan hal ini? Setiap orang akan mencari ponselnya bila terbangun dari tidur, bahkan semua urusan pekerjaan, bahkan kebutuhan sehari-hari pun dibantu oleh ponsel pintar. Bila demikian, maka benda pertama yang bisa menolongmu dari bahaya adalah ‘Ponsel’.

Setidaknya, ketika kamu mengalami kejadian berbahaya maka ponsel bisa berperan penting sebagai media penyalur pesan atau informasi bahaya tersebut. Karena itu, penting bagimu untuk memasang atau install aplikasi SOS di ponselmu.

Apakah aplikasi SOS itu?

SOS ini merupakan tanda bahaya yang merupakan kode morse internasional. Sehingga, sebagian besar masyarakat di dunia ini mengetahui bahwa kode “SOS” ini adalah tanda bahaya. Seperti namanya, aplikasi SOS ini merupakan aplikasi yang mendukung penggunaannya untuk menyampaikan informasi bahaya dengan cara yang mudah. Cukup melakukan install aplikasi SOS, maka kamu bisa membuat diri lebih aman. Karena kondisi bahaya bisa menimpa siapa saja, risiko bahaya akibat manusia, hingga alam bisa saja terjadi padamu.

Karena itu, tidak ada salahnya kamu memasang aplikasi SOS di ponsel. Sidik Jari memiliki 4 rekomendasi aplikasi SOS tersebut

1.Carelife – Personal Safety
Aplikasi SOS satu ini memiliki fungsi penyampai pesan tanda bahaya yang lebih spesifik. Aplikasi ini diciptakan untuk membantu dan memberikan keamanan yang berhubungan dengan keselamatan golongan orang yang berisiko mengalami bahaya, seperti: wanita, anak perempuan, orangtua, dan anak – anak.

Aplikasi ini menyediakan berbagai fitur SOS darurat, seperti: pelacakan lokasi korban atau pemilik ponsel. Carelife ini mengirimkan informasi darurat atau pesan SOS dengan cara menghubungi kontak darurat yang telah didaftarkan sebelumnya pada aplikasi.

Selain itu, penggunaan aplikasi ini tidak membutuhkan koneksi internet. Sehingga dapat digunakan dalam berbagai keadaan darurat yang memungkinkan si korban kehilangan akses internet.

2. My Safetipin
Dengan memasang aplikasi satu ini, kamu bisa menghitung skor keamanan lokasi suatu wilayah. Skor bahaya atau tidaknya suatu wilayah ini didapatkan berdasar pengumpulan data yang dilakukan oleh pengguna lainnya. Orang yang memberikan penilaian dan survei atas suatu lokasi ini, dapat membuatmu menghindari titik-titik lokasi yang memiliki risiko besar atas hal-hal yang membahayakan.

Selain itu, tersedia pula berbagai fitur menu seperti informasi penerangan cahaya, kondisi jalan, dan keamanan di sekitar lokasi yang dapat dipantau dengan mudah. Kamu bisa memilih lokasi atau jalan yang dipastikan keamanannya.

3. Fingerspot.iO
Aplikasi Fingerspot.iO (FiO) ini merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Developer Fingerspot. Aplikasi yang berfungsi untuk absensi dan penggajian ini ternyata masuk pula dalam kategori aplikasi SOS.

Aplikasi ini terbilang unik karena memiliki banyak fungsi yang memudahkan penggunanya. Mengapa Fingerspot.iO termasuk dalam kategori aplikasi SOS? Sebab Fingerspot.iO telah menghadirkan fitur Panic Button.

Bila kamu mengunduh aplikasi Fingerspot.iO, maka kamu bisa memanfaatkan aplikasi ini dalam kondisi darurat. Pengguna hanya cukup install App FiO di ponsel dan menekan tombol SOS atau menggoyangkan ponsel saat terjadi bahaya. Dengan demikian, secara otomatis pesan darurat pun akan tersampaikan ke karyawan lain. Selanjutnya, karyawan lain dapat langsung merespon saat itu juga melalui App FiO.

Bukan hanya itu saja, fitur Panic Button Fingerspot.iO ini juga memudahkan pengguna untuk mengirimkan pesan darurat ke nomor kontak yang sudah didaftarkan di Fingerspot.iO. Penggunaan fitur SOS di dalam aplikasi ini terbilang mudah dan responsif.

4. Sygic Family Locator
Aplikasi yang satu ini bisa jadi idaman para keluarga. Bagaimana tidak? Namanya sudah mewakili “Family” yang artinya keluarga. Aplikasi ini memudahkan pengguna untuk melacak lokasi dimana anggota keluarga maupun teman berada. Sehingga kamu dapat memastikan bahwa anggota keluargamu tetap berada di lokasi yang aman.

Aplikasi ini juga dilengkapi dengan adanya tombol SOS yang dapat digunakan ketika salah satu anggota keluarga tidak ada kabar dalam beberapa saat. Maka, secara otomatis aplikasi akan menunjukkan lokasi terakhir dimana anggota keluarga tersebut berada.

Karena memasang aplikasi SOS di ponsel merupakan hal yang penting, maka segera pilih 4 rekomendasi aplikasi SOS yang sudah Sidik Jari rekomendasikan di atas.

4 Budaya Kerja Baru di Era New Normal

Sudah kembali bekerja secara offline di kantor? Apa yang berbeda dengan budaya kerja Anda kali ini?

Tentunya, akan ada budaya-budaya baru yang harus dibiasakan. Usai menjalankan berbagai aktivitas kerja di rumah, kini Anda akan mendapatkan budaya kerja baru di masa pendemi Covid-19. Karena meski sudah new normal, bukan berarti pandemi ini berakhir.

Jadi, inilah 4 budaya kerja baru yang harus Anda ketahui dan biasakan di era new normal:
1. Menggunakan absensi online. Karena beragamnya jadwal kerja, perusahaan pasti akan menerapkan kebijakan yang disesuaikan. Absensi online ini akan menjadi hal yang paling terasa di budaya kerja era new normal. Mengingat, sebagian karyawan ada yang melakukan pekerjaan di rumah, Sebagian di kantor, atau sebagian masih harus bekerja dengan mobilitas tinggi.
Melalui absensi online, karyawan bisa melakukan absen kehadiran melalui ponsel. Tentunya dengan banyak data pendukung yang biasanya sudah tertata di aplikasi tersebut. Kini banyak developer software yang menyediakan absensi online agar pendataan absensi menjadi lebih mudah dan akurat.
Menariknya, karyawan juga bisa melakukan pengajuan izin dan atasan pun dapat menyetujui izin tersebut melalui aplikasi. Jadi, terbiasalah dengan penggunaan absensi online yang memudahkan kita melakukan proses absensi dengan akurasi yang terjamin.

2. Penggunaan layanan online meeting. Sudahkah kalian terbiasa dengan berbagai pertemuan kerja atau meeting secara virtual atau online? Aktivitas ini menjadi sebuah kebutuhan kerja saat ini untuk melakukan koordinasi karena harus membatasi diri untuk bertemu satu sama lain atau physical distancing.Menariknya, pengumuman rapat atau meeting online bisa dilakukan melalui aplikasi absensi online tadi. Sebab, aplikasi absensi online juga memiliki keunggulan lain yang menunjang berbagai kebutuhan kerja dan koordinasi.
Bukan sekadar absensi online, namun juga memiliki fitur pengumuman yang terintegrasi ke seluruh karyawan. Salah satu absensi online yang direkomendasikan Sidik-Jari adalah Fingerspot.iO. Anda bisa pelajari berbagai fitur di dalamnya, yang memudahkan budaya kerja baru saat ini.

3. Penerapan protokol kesehatan. Ketika pandemi Covid-19 ini datang, seluruh masyarakat sudah terbiasa dengan kewajiban dan kebijakan penggunaan protokol kesehatan. Diantaranya, karyawan harus menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, hingga melakukan pengukuran suhu tubuh. Semua upaya ini, akan dilakukan oleh perusahaan sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.
Apakah pengawasan ini bisa dipantau secara online? Tentu saja!Aplikasi absensi online juga bisa melampirkan data pemeriksaan suhu, seperti: foto hasil suhu tubuh, hingga bukti foto kesehatan pendukung yang dibutuhkan.

4. Work from Home dan Work from Office. Tren budaya kerja di era new normal ini mengatur sebagian karyawan untuk bekerja dari rumah dan sebagian lainnya harus bekerja dari kantor. Karena itu, perusahaan harus bisa memaksimalkan kerja dengan tipe ini. Karena itu, fitur-fitur dalam aplikasi abensi online, bisa jadi pilihan tepat untuk memaksimalkannya. Salah satunya, fitur E-Learning dan fitur Pantau Kinerja yang ada di absensi online Fingerspot.iO.

Kenali 4 budaya kerja baru di era new normal  ini dan mulailah beradaptasi. Semoga semua pekerjaan kita dimudahkan!