Tantangan Berat Kelola Tenaga Kerja Pada Perusahaan Sektor Konstruksi

Pembangunan infrastruktur seperti jalan raya, jalan tol, lintasan kereta api, bandara, pelabuhan, waduk, bendungan, pembangkit listrik, pos batas negara dan sebagainya tak lepas dari peran sektor konstruksi. Perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi memiliki cakupan pekerjaan yang sangat luas, mulai dari melayani jasa konsultasi konstruksi seperti pengkajian, perencanaan, perancangan, pengawasan, manajemen penyelanggaraan konstruksi bangunan, hingga melayani pekerjaan konstruksi antara lain pembangunan, pengoperasian, pemeliharaan, pembongkaran, pembangunan kembali sebagian atau keseluruhan bangunan gedung maupun bangunan sipil, dengan melibatkan para pekerja terampil misalnya mandor, operator, teknisi, pengawas, serta ahli kesehatan dan keselamatan kerja. Oleh karena itu, tenaga kerja pada perusahaan konstruksi memang pada umumnya akan menghabiskan waktu kerjanya di lapangan.

Keberhasilan proyek dan perusahaan di sektor konstruksi banyak bergantung pada Sumber Daya Manusia (SDM) atau para tenaga kerja yang digunakan. Setidaknya ada dua kriteria mendasar yang harus dimiliki tenaga kerja konstruksi untuk mendukung keberhasilan setiap proyek yang dijalankan dan turut memajukan perusahaan, yakni kualitas dan pengelolaan para tenaga kerja. Namun, dua kriteria mendasar ini ternyata menjadi tantangan tersendiri yang harus dihadapi hampir seluruh perusahaan yang bergerak di sektor konstruksi.

Tantangan Tenaga Kerja Sektor Konstruksi dari Segi Kualitas

Terkait kualitas SDM atau tenaga kerja di sektor konstruksi hingga kini masih menjadi suatu tantangan yang cukup berat. Berdasarkan data pusat pembinaan sumber daya investasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta LPJKN didapati bahwa dari 6,9 juta tenaga kerja konstruksi Indonesia, tidak lebih dari 10% berkualifikasi ahli, 30% terampil, dengan hanya ada sekitar 380.000 yang bersertifikat.

Peningkatan kompetensi tenaga kerja di Indonesia harus terus didorong karena memiliki potensi masa depan yang bagus. Menurut laporan Global Construction 2025, diproyeksikan sektor konstruksi Indonesia akan naik lima peringkat dari posisi sepuluh menuju posisi kelima sebagai pasar konstruksi terbesar dunia dalam kurun waktu 2012-2025.

Dengan demikian, SDM atau tenaga kerja konstruksi harus terus diperbaiki kualitasnya lewat pendidikan, pelatihan dan sertifikasi sehingga bisa membuat sektor konstruksi di Indonesia semakin maju dan berdaya saing global.

Tantangan Tenaga Kerja Sektor Konstruksi dari Segi Pengelolaan

Pengelolaan tenaga kerja atau manajemen SDM pada perusahaan di sektor konstruksi merupakan tantangan kedua yang butuh perhatian khusus. Tenaga kerja merupakan aset perusahaan yang paling berharga bagi industri low-tech dan industri padat karya seperti pada perusahaan konstruksi. Setiap perusahaan konstruksi yang ingin sukses maka harus mampu menarik, mempertahankan, dan mengembangkan para tenaga kerja berbakatnya. Oleh karena itulah dibutuhkan ketepatan dalam pengelolaan tenaga kerja. Namun tidak seperti aset fisik, tenaga kerja merupakan aset perusahaan yang sulit dikelola, apalagi karena lingkup kerjanya adalah di lapangan.

Sudah ada banyak sekali perusahaan konstruksi dan proyek yang mengalami krisis dikarenakan perilaku tenaga kerjanya. Maka, jangan remehkan pentingnya peran manajemen SDM atau pengelolaan tenaga kerja agar dapat menghindari risiko buruk tersebut. Pahamilah tantangan apa saja yang dihadapi dalam mengelola tenaga kerja di lapangan dan gunakan tool  yang dapat membantu menanganinya.


Beberapa tantangan yang umum terjadi pada tenaga kerja konstruksi, antara lain :

  • Lokasi proyek yang berpindah-pindah, bahkan bisa sangat jauh dari tempat tinggal tenaga kerja, atau dari satu lokasi ke lokasi yang lain.
  • Komposisi tenaga kerja dalam tim yang berubah-ubah sesuai kebutuhan proyek dan tahapan pengerjaan proyek.
  • Waktu kerja yang tidak menentu sehingga banyak tenaga kerja yang tidak bisa mengelola work-life balance.

Ada tantangan, pasti ada solusi. Untuk mengatasi berbagai tantangan pengelolaan tenaga kerja konstruksi seperti pada beberapa poin di atas, maka diperlukan tool pengelolaan SDM yang tepat dan profesional seperti Fingerspot.iO.

Keuntungan Perusahaan Konstruksi Pakai Fingerspot.iO

  • Absensi Realtime

Tantangan dalam mengelola tenaga kerja konstruksi pada poin pertama yakni, lokasi proyek yang berpindah-pindah, bahkan bisa sangat jauh dari tempat tinggal tenaga kerja atau dari satu lokasi ke lokasi yang lain, serta pada poin kedua yakni komposisi tenaga kerja dalam tim yang berubah-ubah sesuai kebutuhan proyek dan tahapan pengerjaan proyek, tak hanya menjadi masalah bagi tenaga kerja yang bersangkutan. Namun, juga menjadi masalah bagi perusahaan untuk memantau kedisiplinan para tenaga kerja yang bertugas guna menilai kinerjanya. Meskipun demikian, tantangan lokasi proyek yang berpindah-pindah serta komposisi tim yang berubah-ubah tidak menjadi masalah dengan Fingerspot.iO. Karena dengan memanfaatkan Fitur absensi online berteknologi anti-fake GPS, serta notifikasi realtime di Fingerspot.iO maka kedisiplinan karyawan di lapangan bisa tetap terpantau dengan baik berdasarkan data kehadiran yang akurat. Masing-masing tenaga kerja konstruksi bisa melakukan absensi kapan saja dan di mana saja via App FiO di ponselnya. Dengan kemudahan absensi dan keakuratan data absensi seluruh tenaga kerja ini maka perusahaan bisa melakukan penilaian kinerja yang objektif dan efektif, sehingga bisa lebih mudah dalam meningkatkan kinerja demi kesuksesan setiap proyek yang dikerjakan.

Jika ingin setiap proyek sukses dan perusahaan semakin maju, maka lakukan penilaian kerja sebaik mungkin. Menurut Nesan dan Holt, 1999, penilaian kinerja merupakan salah satu faktor penting dalam penerapan manajemen SDM untuk mengukur dan meningkatkan kinerja seluruh tenaga kerja konstruksi.

  • Slip Gaji Online

Tantangan berikutnya dalam mengelola tenaga kerja konstruksi seperti poin ketiga di atas, yakni adanya waktu kerja yang tidak menentu sehingga banyak tenaga kerja yang tidak bisa mengelola work-life balance menjadi penyebab kemunduran motivasi kerja yang tentu berimbas pada kinerja para tenaga kerja dan berpengaruh pada kesuksesan proyek konstruksi. Bekerja tanpa motivasi dan semangat hanya akan membuat proyek terselesaikan secara asal-asalan atau bahkan tidak kunjung selesai. Hal ini akan sangat berdampak pada kepuasan pihak pemberi proyek, hingga menjadi penentu nasib atau keberlangsungan perusahaan ke depannya. Tidak ingin proyek dan perusahaan gagal kan.. segeralah ambil solusi untuk meningkatkan motivasi kerja.

Dengan menggunakan Fingerspot.iO maka perusahaan akan lebih mudah dalam memberikan penghargaan yang mampu memotivasi para tenaga kerja melalui penggajian yang tepat dan cepat. Fingerspot.iO merupakan aplikasi HRIS yang terintegrasi dengan software penggajian dan absensi, sehingga perusahaan bisa lebih mudah dan praktis dalam melakukan perhitungan dan transaksi penggajian, bahkan setiap tenaga kerja juga akan menerima slip gaji online yang bisa langsung dicek sendiri di ponselnya. Informasi penerimaan gaji yang cepat tersampaikan pada tenaga kerja akan dapat meningkatkan motivasi dan semangat kerja mereka.

Ketepatan dalam manajemen SDM atau pengelolaan tenaga kerja konstruksi ini akan sangat menentukan keberhasilan proyek dan nasib masa depan perusahaan. Percayakan pada aplikasi HRIS Fingerspot.iO untuk pengelolaan SDM atau tenaga kerja konstruksi yang lebih mudah, cepat, praktis dan efektif.

Pastikan Mesin Absensimu Sudah Pakai Koneksi Terbaru!

Sidik-jari.com sudah pernah membahas tips untuk memilih mesin absensi fingerprint atau sidik jari yang baik. Namun, seiring perkembangan zaman dan teknologi, maka ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan lagi untuk memilih mesin absensi terbaik. Salah satu yang menjadi inovasi terbaru adalah koneksi pada mesin absensi Fingerprint atau sidik jari, yaitu koneksi WiFi.

Semakin beragam koneksi yang ada pada mesin absensi, maka pekerjaan pun menjadi lebih cepat selesai. Terbaru ini, koneksi yang sudah ada di berbagai mesin absensi fingerprint adalah koneksi WiFi atau biasa disebut mesin absensi WiFi.

Bila mesin absensi memiliki koneksi WiFi, maka pilihan koneksi lainnya pasti akan beragam, seperti: kabel USB, flashdisk, dan LAN. Koneksi WiFi pada mesin absensi ini terbilang baru dan menjadi hal yang perlu dipertimbangkan para pengguna mesin absensi.

Mengapa harus memilih mesin absensi WiFi?

  1. Harga terjangkau dengan koneksi lebih lengkap
    Berdasar pantauan  Sidik-jari.com, beberapa mesin absensi WiFi dari berbagai merek, dibandrol dengan harga yang terjangkau.
    Untuk brand Fingerspot, mesin absensi yang terpantau di JD.ID – Fingerspot Official Store dibandrol dengan harga mulai Rp. 1 – 3 Jutaan. Sedang untuk brand Solution, ZKTeco, hingga Innovation dimulai dengan harga Rp. 1,5 – 4 Jutaan.
    Bila melihat harga yang dibandrol dari berbagai brand mesin absensi ini, harusnya mesin absensi yang kamu gunakan sudah dilengkapi dengan koneksi terkini, yaitu WiFi. Mengingat harganya sudah terjangkau.
  2. Cara scan beragam
    Kebanyakan mesin absensi WiFi memiliki cara scan yang beragam, meliputi: sidik jari, password, kartu, wajah, hingga telapak tangan (vein). Teknologi biometrik ini sudah berada di kebanyakan mesin absensi WiFi. Jadi, selain lengkap dalam urusan koneksi, kamu juga bisa mendapatkan mesin absensi WiFi dengan cara scan yang beragam.
  3. Praktis tanpa atur kabel LAN
    Bicara soal instalasi, mesin absensi WiFi jelas paling diunggulkan. Menggunakan mesin absensi WiFi tentunya tidak membutuhkan instalasi kabel jaringan atau LAN. Dengan mesin absensi WiFi ini, kamu bisa mengakses data lebih praktis menggunakan WiFi. Bisa mengakses data dari ruanganmu tanpa mendekati mesin absensi dan instalasi kabel yang rumit.
  4. Terhubung ke banyak mesin
    Bila perusahaanmu memiliki banyak mesin absensi yang harus dikelola datanya, maka mesin absensi WiFi ini akan sangat membantu.  Bila menggunakan mesin absensi dengan koneksi kabel USB & flashdisk, maka yang terjadi adalah kamu harus mengakses data dari mesin secara satu per satu dan berpindah dari satu ruang ke ruang lain.
    Bila menggunakan kabel LAN, mungkin kabel jaringan ini akan melintang ke mana-mana memenuhi ruangan di kantormu.

Dengan koneksi WiFi, kamu bisa mengakses data di berbagai mesin absensi, cukup di satu tempat tanpa memusingkan instalasi dengan kabel jaringan yang mungkin mengurangi estetika ruanganmu.

Dengan berbagai keunggulan di atas, rasanya sudah waktunya kamu mengganti mesin absensimu dengan mesin absensi WiFi. Apa mesin absensimu sudah menggunakan koneksi WiFi? Banyak pekerjaan yang bisa diselesaikan dengan cepat menggunakan mesin absensi WiFi ini.

Sumber:
Berbagai marketplace brand mesin absensi fingerprint
Keunggulan mesin absensi WiFi

6 Kelebihan mesin absensi biometrik fingerprint

Mesin absensi merupakan alat yang digunakan untuk mencatat kehadiran. Namun, seiring perkembangan zaman mesin absensi manual perlahan tergantikan dengan mesin absensi yang dilengkapi teknologi biometrik terutama fingerprint. Yang dimaksud biometrik adalah metode untuk mengidentifikasi atau mengenali seseorang berdasarkan karakter unik fisik dan perilaku manusia yang membuatnya berbeda dengan manusia lain. Inilah yang disebut identitas diri dan menjadi dasar timbulnya gagasan untuk membuat mesin absensi berteknologi biometrik. Biometrik meliputi pengidentifikasian dari bagian tubuh manusia seperti sidik jari, wajah, telapak tangan, suara, bentuk tubuh serta retina mata.

Berbeda dengan mesin absensi manual yang masih menggunakan kartu, mesin absensi berteknologi biometrik jelas lebih unggul. Bahkan, kini sangat digemari dan banyak digunakan di instansi, perusahaan, sekolah, universitas, gedung, dan perumahan. Lalu, apa saja kelebihannya? Berikut kami ulas kelebihan mesin absensi biometrik khususnya mesin absensi fingerprint di bawah ini. Lanjutkan membaca “6 Kelebihan mesin absensi biometrik fingerprint”

Mulai 2017, Sekolah Wajib Gunakan Mesin Absensi Fingerprint

absensi fingerprintPada tahun 2017 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan memberlakukan peraturan baru. Menurut infokemendikbud.com, Muhadjir Effendy menyatakan bahwa para guru nantinya wajib ada di sekolah selama 8 jam mulai tahun 2017. Sumamasura Pranata sebagai Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) mengatakan bahwa sejauh ini guru masih mengajar 24 jam per minggu, sedangkan pemerintah akan menetapkan kebijakan bahwa guru harus bekerja delapan jam per hari atau 40 jam per minggu.

Undang-Undang (UU) Guru dan Dosen Nomor 14 pasal 35 menjelaskan bahwa lima tugas guru yaitu merencanakan, melaksanakan (mengajar), menilai, membimbing, dan tugas tambahan lainnya. Beban kerja tersebut adalah minimal 24 jam dan maksimal 40 jam tatap muka. Kemdikbud akan membuat kebijakan bahwa lima kegiatan utama yang dijelaskan dalam UU Guru dan Dosen tersebut harus dilaksanakan di sekolah selama delapan jam perhari atau 40 jam perminggu. Pemerintah sedang merinci kegiatan-kegiatan dari uraian lima kegiatan pokok itu. Lanjutkan membaca “Mulai 2017, Sekolah Wajib Gunakan Mesin Absensi Fingerprint”

Dinas Pendidikan Jombang Wajibkan Pengadaan Absensi Elektronik, Sekolah Keberatan

absensi fingerprint kana
absensi fingerprint kana

JOMBANGTIMES – Sistem absensi lembaga pendidikan di Jombang bakal berubah. Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang meminta instansi pendidikan tingkat SD dan SMP menggunakan fasilitas fingerprint (absensi elektronik) pada 2017.

Kepala Bidang Kepegawaian Dinas Pendidikan Jombang Supriyadi mengungkapkan, kebijakan tersebut dikeluarkan untuk memudahkan pemantauan atau presensi para praktisi pendidikan.

“Ini kebijakan dinas (pendidikan), bukan instruksi dari pusat. Tujuannya adalah untuk memudahkan presensi absensi para praktisi pendidikan seperti guru dan pegawai TU,” ujarnya kepada wartawan. Lanjutkan membaca “Dinas Pendidikan Jombang Wajibkan Pengadaan Absensi Elektronik, Sekolah Keberatan”

Konsultasi Mesin Absensi Sidik Jari (Fingerprint)

Bagi pengguna mesin absensi sidik jari atau fingerprint, tentunya pernah mengalami kendala, masalah atau problem dengan alat tersebut. Ada 2 posting saya mengenai masalah mesin absensi sidik jari dan solusinya, yaitu :

  1. http://sidik-jari.com/mesin-absensi-fingerprint-masalah-dan-solusinya.html/
  2. http://sidik-jari.com/masalah-umum-mesin-absensi-sidik-jari-fingerprint-dan-solusinya-bagian-2.html/

Jika masih ada yang mauh dishare tentang seputar fingerprint tersebut, maka silahkan tulis di komentar.

4 Cara Mudah Memilih Mesin Absensi Sidik Jari (fingerprint)

Anda ingin membeli mesin absensi sidik jari untuk kantor Anda? Tapi bingung mau membeli yang mana ? wajar saja sih, semua penjual pasti mengatakan produknya paling bagus. Oleh karena itu, 4 cara mudah memilih absensi sidik jari berikut ini akan membantu Anda untuk memilih yang terbaik untuk kantor Anda. Anda bisa menggunakan panduan ini untuk memilih produk kami atau produk merk lainnya.

1. Kenali kebutuhan kantor Anda

Ya…. Jangan beli alat yang tidak sesuai kebutuhan Anda. Itu namanya buang duit. Boleh saja…kalau Anda memang lagi pusing untuk menghabiskan uang Anda smiley. Nah, beberapa pertanyaan berikut ini akan membantu Anda menyesuaikan kebutuhan Anda dengan mesin yang akan dibeli. Lanjutkan membaca “4 Cara Mudah Memilih Mesin Absensi Sidik Jari (fingerprint)”

Masalah umum mesin absensi sidik jari (fingerprint) dan solusinya Bagian 2

masalah umum mesin absensi sidik jari

Menyambung posting pada tahun 2012, tentang mesin absensi fingerprint, masalah dan solusinya. Kali ini kita sambung lagi tentang masalah umum mesin absensi sidik jari. Tapi sebelumnya saya ringkaskan masalah yang terjadi di posting sebelumnya, yaitu :
1. Identifikasi Sensor Lambat
2. Hang Macet
3. Tidak Menerima Scan
4. Jam dan Tanggal Tidak Sesuai
5. Tidak Bisa Terkoneksi dengan Komputer
Silahkan yang mau baca lengkapnya di link berikut :
http://sidik-jari.com/mesin-absensi-fingerprint-masalah-dan-solusinya.html/

Sekarang kita lanjut pada masalah umum mesin absensi sidik jari yang lain, tapi yang saya ingat saja… Lanjutkan membaca “Masalah umum mesin absensi sidik jari (fingerprint) dan solusinya Bagian 2”

Android Dengan Fingerprint Siap Meluncur?

Identifikasi Android dengan Sidik Jari
Identifikasi Android dengan Sidik Jari

Setelah banyak di gunakan diberbagai sistem komputer dan mikro kontroler sebagaimana digunakan pada perangkat mesin absensi dan akses kontrol kini sensor sidik jari atau fingerprint akan mulai banyak diadopsi oleh para pembuat perangkat mobile. Tak mau kalah, setelah Apple membawanya di iPhone 5S, kini perangkat Android dengan fitur serupa diprediksi segera bermunculan.

Pemindai sidik jari sendiri sebelumnya telah diuji coba pada Motorola Atrix 4G. Namun, sensor sidik jari di Atrix dianggap masih kurang bagus oleh para penggunanya. Sapuan jari untuk melakukan pemindaian di sensor Atrix dianggap sebagai kekurangan. Sedangkan pada iPhone 5S untuk memindai penggunanya hanya perlu menekan tombol ‘home’ seperti biasanya.

Dan informasi teknologi gadget terbaru, handset Android yang akan meluncur sekitar 6 bulan yang akan datang disebutkan memakai sensor Touch ID. Hal ini diungkap Michael Barrett, CFO FIDO Alliances atau lembaga non-profit Fast Identity Online.

Barrett memprediksi bahwa perangkat Android akan segera membawa pemindai sidik jari sebagai salah satu fitur. Namun, sensor yang dipakai di Android akan memakai open source system tak seperti di iPhone 5S yang memakai sistem lock down. Teknologi sidik jari semakin berkembang, bisa jadi kedepanya Gadget bisa digunakan sebagai absensi di kantor juga.

sumber: liputan6.com dan web terkait

Alibaba dan PayPal Terima Pembelian Dengan Sidik Jari

Handphone dengan Sensor Sidik JariTeknologi seluler terbaru saat ini memperkenalkan fitur fingerprint recognition yaitu proses verifikasi menggunakan sidik jari. Situs pembayaran PayPal dengan cepat memakai teknologi ini untuk memverifikasi transaksi yang dilakukan para penggunanya.

Situs jual beli online asal Cina Alibaba diduga juga berusaha untuk memakai fitur ini sebagai verifikasi pembelian para penggunanya yang memakai sensor sidik jari Samsung Galaxy S5, kali ini ke pasar Asia yang lebih luas.

Menurut laporan ini AliPay telah menguji peralatan-peralatan yang menggunakan sensor sidik jari seperti HTC One Max, iPhone 5S dan Galaxy S5 walaupun belum diketahui apakah fitur itu akan tersedia di beberapa ponsel itu atau tidak.

Sumber: Timlo