Pastikan Mesin Absensimu Sudah Pakai Koneksi Terbaru!

Sidik-jari.com sudah pernah membahas tips untuk memilih mesin absensi fingerprint atau sidik jari yang baik. Namun, seiring perkembangan zaman dan teknologi, maka ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan lagi untuk memilih mesin absensi terbaik. Salah satu yang menjadi inovasi terbaru adalah koneksi pada mesin absensi Fingerprint atau sidik jari, yaitu koneksi WiFi.

Semakin beragam koneksi yang ada pada mesin absensi, maka pekerjaan pun menjadi lebih cepat selesai. Terbaru ini, koneksi yang sudah ada di berbagai mesin absensi fingerprint adalah koneksi WiFi atau biasa disebut mesin absensi WiFi.

Bila mesin absensi memiliki koneksi WiFi, maka pilihan koneksi lainnya pasti akan beragam, seperti: kabel USB, flashdisk, dan LAN. Koneksi WiFi pada mesin absensi ini terbilang baru dan menjadi hal yang perlu dipertimbangkan para pengguna mesin absensi.

Mengapa harus memilih mesin absensi WiFi?

  1. Harga terjangkau dengan koneksi lebih lengkap
    Berdasar pantauan  Sidik-jari.com, beberapa mesin absensi WiFi dari berbagai merek, dibandrol dengan harga yang terjangkau.
    Untuk brand Fingerspot, mesin absensi yang terpantau di JD.ID – Fingerspot Official Store dibandrol dengan harga mulai Rp. 1 – 3 Jutaan. Sedang untuk brand Solution, ZKTeco, hingga Innovation dimulai dengan harga Rp. 1,5 – 4 Jutaan.
    Bila melihat harga yang dibandrol dari berbagai brand mesin absensi ini, harusnya mesin absensi yang kamu gunakan sudah dilengkapi dengan koneksi terkini, yaitu WiFi. Mengingat harganya sudah terjangkau.
  2. Cara scan beragam
    Kebanyakan mesin absensi WiFi memiliki cara scan yang beragam, meliputi: sidik jari, password, kartu, wajah, hingga telapak tangan (vein). Teknologi biometrik ini sudah berada di kebanyakan mesin absensi WiFi. Jadi, selain lengkap dalam urusan koneksi, kamu juga bisa mendapatkan mesin absensi WiFi dengan cara scan yang beragam.
  3. Praktis tanpa atur kabel LAN
    Bicara soal instalasi, mesin absensi WiFi jelas paling diunggulkan. Menggunakan mesin absensi WiFi tentunya tidak membutuhkan instalasi kabel jaringan atau LAN. Dengan mesin absensi WiFi ini, kamu bisa mengakses data lebih praktis menggunakan WiFi. Bisa mengakses data dari ruanganmu tanpa mendekati mesin absensi dan instalasi kabel yang rumit.
  4. Terhubung ke banyak mesin
    Bila perusahaanmu memiliki banyak mesin absensi yang harus dikelola datanya, maka mesin absensi WiFi ini akan sangat membantu.  Bila menggunakan mesin absensi dengan koneksi kabel USB & flashdisk, maka yang terjadi adalah kamu harus mengakses data dari mesin secara satu per satu dan berpindah dari satu ruang ke ruang lain.
    Bila menggunakan kabel LAN, mungkin kabel jaringan ini akan melintang ke mana-mana memenuhi ruangan di kantormu.

Dengan koneksi WiFi, kamu bisa mengakses data di berbagai mesin absensi, cukup di satu tempat tanpa memusingkan instalasi dengan kabel jaringan yang mungkin mengurangi estetika ruanganmu.

Dengan berbagai keunggulan di atas, rasanya sudah waktunya kamu mengganti mesin absensimu dengan mesin absensi WiFi. Apa mesin absensimu sudah menggunakan koneksi WiFi? Banyak pekerjaan yang bisa diselesaikan dengan cepat menggunakan mesin absensi WiFi ini.

Sumber:
Berbagai marketplace brand mesin absensi fingerprint
Keunggulan mesin absensi WiFi

Sudah Siapkah Pakai Mobil Berkunci Sidik Jari?

Saat ini, produsen otomotif sedang melirik kemutakhiran sidik jari sebagai keamanan. Dari beberapa media di luar negeri, banyak pembahasan tentang pengaplikasian sidik jari sebagai kunci otomotif, khususnya mobil.

Menurut berbagai produsen otomotif ini, teknologi pemindai sidik jari sudah digunakan pada hampir semua gadget dan perangkat elektronik. Bahkan sudah diaplikasikan dalam berbagai pelayanan untuk menunjang kemanan, seperti perbankan, kesehatan, pendidikan, perusahaan, dan banyak lagi.

Bahkan rencananya, Corporate Vice President Synaptics Godfrey Cheng berkata, tidak hanya digunakan sebagai kunci yang membuka atau menutup pintu, bahkan juga bisa berfungsi untuk menyalakan mesin mobil.

Menurut para produsen otomotif ini, kebanyakan kunci yang saat ini digunakan adalah kunci manual, yang dinilai masih rawan pencurian dan tindak kriminal lainnya.

Ada pula yang beranggapan dan menyiapkan rencana penambahan sistem keamanan mobil dengan sistem biometrik ini. Penggunaan sistem biometrik (sidik jari) ini, tentunya atas pertimbangan beberapa keuntungan penggunaan sidik jari.

Hal ini juga sedang disiapkan oleh produsen otomotif lain seperti: Hyundai Santa Fe yang merupakan perusahaan mobil Korea Selatan. Perusahaan ini bahkan sudah menyediakan mobil dengan kunci sidik jari di tahun 2019 lalu, di tingkatan pasar tertentu

Melihat perkembangan teknologi yang semakin pesat ini, tak heran bila sistem biometrik menjadi sangat mungkin di terapkan, bahkan di Indonesia. Kapankah mobil ini bisa digunakan oleh masyarakat Indonesia? Mungkin kamu salah satu yang menunggunya.  

Aplikasi Penggajian Dapat Mengerjakan 5 Hal Ini

Untuk bagian Human Resource Development (HRD), aplikasi penggajian akan sangat dibutuhkan untuk mempermudah penghitungan gaji. Saat ini, banyak aplikasi penggajian yang bisa membantu mengelola kebutuhan absensi. Berdasar penelusuran Sidik-Jari.com, ada beberapa pengembang (developer) yang membuat aplikasi penggajian & absensi seperti: Fingerspot Personnel, HR Sleekr, LinovHR, Payroll & HR Talenta, dan masih banyak lagi. Namun kali ini, Sidik-Jari.com akan memberitahu kalian, sebenarnya apa saja yang bisa kita peroleh dari aplikasi penggajian?

Pada umumnya, aplikasi penggajian bisa mengerjakan 5 hal ini:

Lanjutkan membaca “Aplikasi Penggajian Dapat Mengerjakan 5 Hal Ini”

5 Rekomendasi Akses Kontrol Pintu Terbaru Tahun 2020

Sekarang semakin banyak produk akses kontrol atau kunci digital yang tersebar di pasaran. Hal ini tentunya mengikuti permintaan dan kebutuhan masyarakat yang sadar akan pentingnya perkembangan teknologi dan gaya hidup modern.

Akses kontrol pintu adalah alat yang membatasi pengguna untuk mengakses suatu ruangan dengan menempatkan sistem perangkat kontrol pada pintu. Dengan memasang alat ini, maka orang harus membukanya dengan metode seperti: pengenalan sidik jari, wajah, kartu, dan password.

Sebagian besar masyarakat telah memahami bahwa kunci pintu digital membawa banyak manfaat. Untuk Anda yang ingin meningkatkan sistem keamanan dan kenyamanan ruangan, rumah atau kantor, pasti bingung menentukan pilihan akses kontrol yang tepat.

Tenang saja! Sidik-Jari.com memiliki 5 rekomendasi akses kontrol pintu terbaru di tahun 2020 yang bisa memenuhi kebutuhan Anda:

Lanjutkan membaca “5 Rekomendasi Akses Kontrol Pintu Terbaru Tahun 2020”

Teknologi Biometrik Pembuluh Darah, Apa Lebih Baik dari Sidik Jari?

Bagi kalian yang sudah akrab dengan proses absensi, mungkin selama ini lebih akrab dengan sidik jari bukan?

Perlu Anda tahu, kini sudah ada identifikasi yang dinilai lebih akurat dan modern, dengan menggunakan pembuluh darah vena (Palm Vein Recognition).

Sayangnya, di Indonesia masih jarang yang menggunakannya untuk keperluan pembaca data atau absen. Lalu, apakah teknologi biometrik berbasis pembuluh darah ini lebih baik dibandingkan sidik jari?

Simak ulasan berikut ini:

Apa itu teknologi biometrik pembuluh darah (Palm Vein Recognition)?

Lanjutkan membaca “Teknologi Biometrik Pembuluh Darah, Apa Lebih Baik dari Sidik Jari?”

Whatsapp Baru Pakai Fingerprint, Ini 5 Alasan Sidik Jari Masih Layak Digunakan

Whatsapp baru ini resmi meluncurkan fitur terbarunya, yaitu fitur kunci fingerprint (sidik jari). Meski teknologi biometrik satu ini terbilang bukan yang terbaru, namun faktanya aplikasi perpesanan modern yang memiliki jutaan pengguna ini baru memanfaatkannya.

Ya, seperti yang dikutip dari beberapa berita tentang peluncuran fitur terbarunya itu, Whatsapp memang memilih menyediakan fitur kunci sidik jari untuk tujuan keamanan yang mudah.

Meski bukanlah teknologi biometrik terbaru, teknologi pengenalan sidik jari (fingerprint recognition) ini memang masih layak untuk digunakan.
Ini 5 alasan, mengapa sidik jari masih layak digunakan hingga saat ini:

Lanjutkan membaca “Whatsapp Baru Pakai Fingerprint, Ini 5 Alasan Sidik Jari Masih Layak Digunakan”

Mengenal Teknologi Pengenalan Wajah (Facial Recognition)

Mengenal Teknologi Pengenalan Wajah (Facial Recognition)

1. Biometrik Wajah

Dewasa ini, pemanfaatan karakteristik wajah pada aplikasi biometrik untuk mengenali individu banyak menarik perhatian kalangan peneliti maupun industri. Penelitian biometrik wajah termasuk sangat aktif, terlihat dari dominannya porsi tema riset pengenalan wajah pada berbagai seminar internasional, terkait biometrik. Di sisi industri, aplikasi pengenalan wajah dapat mudah ditemukan misalnya pada mesin presensi, fitur smart-unlock pada smartphone, hingga auto-tagging pada layanan media sosial facebook. Popularitas pengenalan wajah ini tidak lain karena wajah merupakan alat pengenal utama sesorang, yang mudah dilakukan secara alami lewat indra visual.

Dalam kehidupan sehari-hari, lebih mudah mengenali seseorang lewat wajahnya dibandingkan lewat sidik jari atau iris mata. Pengenalan wajah juga memungkinkan dilakukan pada covert deployment, yaitu objek tidak merasa kalau sedang dikenali lewat wajahnya. Hal ini tidak mungkin dilakukan lewat biometrik lain seperti sidik jari, iris mata yang memerlukan kerjasama dari objek untuk menyodorkan jari atau menempatkan mata pada alat pemindai. Oleh karena itu, teknologi pengenalan wajah menjadi sangat penting dalam aplikasi pemantauan untuk penanggulangan kriminal. Lanjutkan membaca “Mengenal Teknologi Pengenalan Wajah (Facial Recognition)”

Ternyata: Inilah Arti Istilah-istilah Penting Dunia Teknik yang kadang kita tidak tahu

Berikut ini Inilah Arti Istilah-istilah Penting Dunia Teknik yang kadang kita tidak tahu :

1. PAN
Permanent Account Number. Lanjutkan membaca “Ternyata: Inilah Arti Istilah-istilah Penting Dunia Teknik yang kadang kita tidak tahu”

Absensi via Smartphone Makin Digemari Seiring Perkembangan Teknologi dan Globalisasi

absensi smartphoneTeknologi yang semakin maju terbukti mampu memangkas jarak dan waktu sehingga menciptakan efisiensi baru baik bagi perusahaan maupun pekerjanya. Hal terkait absensi mungkin bukan hal yang sering diperbincangkan, bahkan mungkin dianggap biasa. Namun nyatanya, tak jarang beberapa perusahaan cukup kewalahan menangani absensi karyawannya, hingga menjadi masalah “langganan” tiap awal bulan. Umumnya masalah yang sering terjadi adalah seputar rekap absensi yang kadang tidak tepat sehingga berimbas ke perhitungan gaji karyawan. Perhitungan cuti, terlambat masuk, banyaknya izin dan berbagai masalah lainnya seputar absensi, terkadang masih dianggap sepele. Padahal, perusahaan yang baik tentunya akan menjaga kesejahteraan karyawannya dengan memilih metode rekapitulasi absensi yang akurat dan tranparan.

Seiring dengan maraknya teknologi cloud dan internet of things pada berbagai perangkat rumah tangga dan aksesoris, teknologi premium tersebut kini sudah mulai merambah ke dunia absensi, memungkinkan pekerja untuk melakukan absensi dimana dan kapan saja menggunakan aplikasi absensi dari perangkat ponsel pintar mereka. Menurut survey online yang dilakukan oleh Paychex, sebuah perusahaan payroll internasional pada total 500 pekerja dan pemilik bisnis mancanegara Tren pada bulan Maret hingga April 2017 lalu, menunjukkan bahwa 29% dari pemilik bisnis lebih suka menggunakan metode absensi online berbasis web yang bisa diakses melalui PC, ponsel maupun tablet dan 14% menyatakan lebih suka menggunakan absensi berbasis aplikasi pada smartphone atau ponsel.

Metode absensi online seperti ini dianggap paling solutif dan sedang mendapatkan momentum untuk lebih berkembang kedepannya, terlebih bagi para pemilik bisnis muda. Sebanyak 61% dari pemilik bisnis yang berusia 18-34 tahun lebih memilih metode absensi online via website maupun aplikasi mobile, sisa 47% lainnya merupakan pemilik bisnis dengan rentang usia 50 tahun keatas masih mempercayakan metode absensi manual menggunakan pencatatan kertas.

Absensi Online Meningkatkan Akurasi dan Menunjang Inovasi Di Perusahaan

Metode absensi online yang real-time dirasa lebih akurat dan meminimalisir kesalahan yang sering terjadi bila menggunakan pencatatan manual di kertas atau software seperti excel. Selain itu juga metode absensi online sangat membantu pekerja yang banyak melakukan aktivitas diluar kantor atau pekerja dengan multi-schedule.

Meskipun metode absensi tradisional dengan kertas masih lazim digunakan, aplikasi absensi berbasis web-ponsel mulai ramai digunakan dan menjadi salah satu pertimbangan utama dalam memilih sistem absensi untuk perusahaan. Mengingat teknologi yang akan semakin berkembang, tak ada salahnya bila perusahaan mulai membuka diri terhadap perkembangan teknologi terkini dan memanfaatkannya untuk mengembangkan inovasi baru di perusahaan.

Solusi absensi online memberikan akses data yang lebih aman kapan saja, dimana saja, dan menawarkan fitur-fitur penting bagi perusahaan seperti gps tracking untuk data dan rekap absensi yang lebih akurat dan transparan, pencatatan indisipliner karyawan, dan report absensi bulanan. Adanya fitur-fitur tersebut mampu meningkatkan efisiensi operasi dalam perusahaan dan memberkan fleksibilitas baru bagi perusahaan dan pekerja.

Bagi Anda yang belum tahu, cara absensi online ini bisa dibilang cukup unik. Beberapa aplikasi menggunakan pin lokasi sebagai acuan absensi, ada juga yang menggabungkannya dengan sistem selfie (swafoto) untuk menunjukan kebenaran lokasi absen tersebut. Biasannya metode absensi ini juga terintegrasi dengan hardware mesin absensi yang ada dikantor untuk penggunaan yang lebih optimal.

Di Indonesia sendiri kini mulai banyak ditemukan aplikasi serupa. Meskipun terbilang baru, namun peminatnya terlihat semakin bertambah seiring fitur-fitur baru yang diberikan oleh vendor absensi online tersebut, salah satunya EZCloud, aplikasi absensi online milik Fingerspot untuk kemudahan absensi dimana saja dan kapan saja.

Sumber : absensi smartphone

10 Penggunaan Teknologi Biometrik di Masa Depan

teknologi_biometrikKemajuan teknologi yang semakin canggih kini memungkinkan kita untuk memiliki sistem kemanan yang lebih baik seperti password dan PIN. Namun, metode seperti ini ternyata memiliki beberapa kelemahan vital seperti mudah dipalsukan, hilang, dan bahkan mungkin tak jarang kita bisa lupa.

Mengatasi celah tersebut, akhirnya ditemukanlah metode baru yang lebih akurat dan aman menggunakan identifikasi biometrik. Metode ini menggunakan bagian tubuh tertentu seperti sidik jari, suara dan iris mata untuk mengenali identitas seseorang. Teknologi biometrik hampir bisa dipastikan akan sulit di tiru karena sifatnya yang sangat unik bagi setiap orang.

Banyak orang mengatakan bahwa teknologi biometrik merupakan teknologi keamanan masa depan, bahkan kini tak sedikit berbagai sektor di dunia yang telah berinvestasi dalam pengembangan teknologi biometrik untuk keperluan mereka sendiri. Ada 10 macam pengembangan teknologi biometrik yang diadaptasi baik dalam dunia kerja dan hal lainnya:

1. Personalisasi dan Keamanan Otomotif

Pasar global biometrik untuk sektor otomotif diprediksi sedang merangkak naik hingga empat tahun mendatang, dengan pabrikan seperti BMW, Audi, Mercedes-Benz dan Volkswagen semuanya telah berlomba-lomba mengintegrasikan teknologi biometrik kedalam kendaraan mereka. Variasi metode yang digunakan mulai dari sidik jari, pengenalan suara, dan iris mata. Hmm.. Kira-kira akan dipakai sebagai apa, ya? Bayangkan bila Anda dapat membuka pintu mobil hanya dengan menempelkan jari Anda, atau akses kendaraan seperti menyalakan mesin. Seru, kan?

2. Identifikasi Penegakan Hukum

Metode pengenalan kriminal menggunakan sidik jari memang bukan hal baru, namun dengan teknologi yang semakin canggih ini, aparat hukum seperti polisi bisa lebih terbantu dalam mengenali pelaku kejahatan menggunakan scan biometrik yang terintegrasi dengan data penduduk setempat. Metode scanningnya bisa menggunakan inframerah pada sidik jari yang tertinggal di tempat kejadian perkara.

3. Layanan Finansial

Meningkatnya kejahatan cyber secara finansial, membuat industri finansial mau tak mau harus meningkatkan sistem keamanan dalam hal otentikasi pengguna atau nasabah. Teknologi biometrik tak hanya digunakan oleh bank di negara seperti Brazil, India, Polandia, dan Jepang untuk meningkatkan keamanan ATM, namun kini mereka juga telah menerapkan metode otentikasi suara untuk memeriksa nasabah pada awal percakapan. Bahkan yang lebih keren, sebuah bank asal UK, Halifax, kini menggunakan aksesoris khusus untuk mendeteksi detak jantung nasabah untuk membuktikan identitas mereka. Amazing!

4. Travel

Menurut laporan yang dipublikasikan oleh MarketsandMarkets, sektor imigrasi dan travel memegang saham terbanyak untuk pasar sistem biometrik pada tahun 2015, diperkirakan berharga USD 32.73 milyar pada tahun 2022. Teknologi sidik jari telah umum digunakan untuk verifikasi e-paspor, e-visa, dan SIM. Negara seperti Australia bahkan telah mengumumkan rencananya untuk memberlakukan “Contactless traveler clearance process” untuk mencegah aktivitas kriminal dan terorisme dan mengetahui mana orang-orang yang memang benar ingin sekedar melancong.

5. Kesehatan

Implementasi teknologi biometrik pada sektor kesehatan diperkirakan telah mencapai USD 2,848.3 juta pada tahun 2021. Meningkatnya penipuan kesehatan serta pencurian identitas medikal menjadi pencetus solusi biometrik. Teknologi biometrik untuk kesehatan biasanya digunakan untuk memverifikasi identitas pasien dan staff, juga akan digukan untuk proteksi terhadap penipuan dan mencegah duplikasi rekam jejak pasien, serta untuk akses kontrol pintu pada area sensitif khusus di rumah sakit dan manajemen.

6. Keamanan Wilayah

Negara seperti Amerika, Amerika Latin, Eropa Timur, dan Asia telah meningkatkan keamanan dalam identikasi penduduk asing untuk mengamankan daerah perbatasan juga untuk mencegah masuknya pendatang dengan resiko kesehatan dan keamanan, atau yang menggunakan visa palsu dan kadaluwarsa. Malaysia baru-baru ini mengumumkan bahwa pekerja asing harus memiliki rekaman sidik jari dibawah pengawasan sistem biometrik negara sebelum mendapatkan visa kerja. Hal ini merupakan bentuk proteksi setelah kasus dimana pekerja menggunakan kartu identitas penduduk lain untuk mendapatkan fasilitas kesehatan.

7. Komputasi

Biometrik dalam komputasi merupakan tren yang berkembang pesat. Lihat saja raksasa komputer seperti Sony, Dell, Fujitsu, HP, dan Toshiba telah mengintegrasikan teknologi biometrik pada beberapa model laptop mereka, serta raksasa smartphone seperti Apple dan Samsung yang menggebrak dunia gadget dengan membawa pemindai sidik jari pada ponsel pintar besutan mereka. Banyak manufaktur yang menambahkan otentikasi biometrik untuk perangkat konsumer sebagai fitur keamanan tambahan. Pada skala yang lebih kompleks untuk keamanan organisasional, teknologi biometrik juga digunakan untuk mengamankan user operations dan jaringan komputer.

8. Tempat Kerja

Dari mengurangi resiko keamanan untuk penipuan jam kerja karyawan, penggunaan biometrik pada dunia kerja meliputi banyak manfaat. Mulai dari sistem absensi karyawan yang menggunakan sidik jari, yang juga dapat dikembangkan menjadi akses kontrol pintu untuk ruangan khusus dengan akses terbatas. Perusahaan modern lebih banyak memilih teknologi biometrik selain untuk keamanan dan kemudahan organisir karyawan, juga dapat diintegrasikan dengan sistem personalia yang berisi perhitungan gaji karyawan berdasarkan sistem absensi yang ada.

9. Hotel

Saat ini rata-rata hotel sudah mulai beralih menggunakan biometrik untuk memudahkan transaksi dengan para tamu dengan keamanan data yang lebih terjamin. Contohnya, banyak hotel telah mengganti sistem kartu elektronik dengan sistem kunci pintu sidik jari untuk tiap kamarnya. Tamu yang akan check-in melakukan scan sidik jari pada counter dan data reservasi mereka akan muncul lengkap dengan informasi pilihan mereka. Beberapa sistem tertentu memungkinkan tamu untuk mengotentikasi transaksi dan layanan menggunakan sidik jari yang akan terakumulasi dan terintegrasi langsung dengan total tagihan tamu.

10. Studi Klinis

Nah, bagi Anda yang suka berpartisipasi dalam studi klinis yang mendalami riset tertentu, teknologi biometrik digunakan untuk memastikan bahwa partisipan tersebut hanya mengikuti satu riset dalam satu waktu. Risetnya bisa bermacam-macam, seperti riset lingkungan, sosial, maupun kesehatan.

Pengembangan teknologi biometrik untuk saat ini memang sedang naik daun. Di Indonesia sendiri pun penggunaannya bisa dibilang masih terbatas, masih banyak yang bisa dikembangkan lagi dari teknologi ini. Tapi paling tidak yang saat ini paling umum dipakai adalah untuk absen sidik jari di perkantoran.