Pemindai Sidik Jari di iPhone 5S

Tampil impresif dengan kehadiran pemindai sidik jari untuk memperkuat sistem keamanannya. Sistem pemindai sidik jari bukan hal baru dalam teknologi smartphone. Namun tetap saja, sistem keamanan biometrik ini telah dipermak jadi semakin canggih. Scanner fingerprint sebelumnya telah coba diaplikasi Motorola Atrix 4G pada tahun 2011 lalu. Hanya saja, fitur ini tak mampu mendongkrak pamor Atrix di pasar ponsel dunia. Pun demikian, jejak buruk Atrix tak membuat Apple takut untuk mengadopsi pemindai sidik jari di iPhone sebagaimana dilansir oleh inet.detik.com.

Sensor Touch ID dilekatkan pada home button iPhone 5S berfungsi sebagai kunci dari gerbang keamanan perangkat tersebut. Jadi jika dulu pengguna butuh password, kini tinggal tempelkan jari untuk mengakses iPhonenya. Identifikasi jari yang bisa dikenali sensor touch ID pun bisa multiple, artinya tak terpaku hanya satu jari.

Selain sebagai kunci gembok iPhone, sensor touch ID pun bisa digunakan saat ingin melakukan transaksi di iTunes. Cara kerjanya seperti biasa, setelah memilih aplikasi yang diinginkan, nanti ada pilihan otentifikasi dimana salah satunya menggunakan pemindai sidik jari. Khawatir data sidik jari Anda bocor? Jangan khawatir, sebab Apple mengklaim jika data tersebut tak akan disimpan ke layanan awan atau iCloud sebagaimana sistem absensi Fingerspot Cloud Service.

 

Dampak Buruk Tidak Adanya Mesin Absensi Sidik Jari di Perusahaan

Berikut ini kami share pengalaman dari Dave mengenai penggunaan Absensi sidik jari di perusahaannya:

Beberapa tahun yang lalu, aku sangat mengandalkan data manual yang didapat dari buku absen karyawan untuk mengecek kehadiran mereka. Awalnya menggunakan cara manual terbilang cukup efektif. Namun lama kelamaan cara manual ini membawa dampak buruk bagi perusahaanku sehingga aku pun memutuskan untuk menggunakan mesin absensi sidik jari.

Ada pun beberapa dampak buruk yang pernah aku alami saat menggunakan cara manual untuk mendata kehadiran karyawan adalah:

Meningkatnya ketidakdisiplinan karyawan.
Banyak para karyawanku yang sering datang terlambat dan pulang ke kantor sebelum jam kantor selesai. Sayangnya, aku tidak pernah mengetahui hal ini karena mereka melakukan kecurangan dengan cara menitip absen kepada rekan kerjanya. Aku sendiri baru mengetahui hal ini saat aku mengecek langsung ruang kerja karyawan yang kebenaran pada saat itu banyak yang kosong. Ternyata karyawan tersebut belum datang ke kantor tapi data diabsen menunjukakan jika mereka sudah hadir.

Buruknya kinerja karyawan.
Kebiasaan buruk ini membawa pengaruh negatif terhadap kinerja para karyawan yang tidak disiplin tersebut. Kinerja mereka menurun tajam dan target bisnis mereka tidak pernah tercapai. Hal ini memaksa perusahaanku gagal untuk memenuhi permintaan pasar.

 

Demikian pengalaman penggunaan Dave tentang penggunaan Absensi sidik jari, Bagaimana dengan cerita Anda?

Sumber: mainepronews.com

Cara Ilmiah dan Objektif Membaca Potensi Diri

Selama ini mungkin kita merasa sudah mengenal potensi diri. Namun, kita mungkin merasa belum ‘pas’ dengan pekerjaan yang kita tekuni selama ini. Meski sudah mencapai posisi tinggi. Tes Sidik Jari, sejauh ini, tes sidik jari lebih ‘populer’ di kalangan kepolisian untuk mengungkap berbagai kasus kejahatan. Sidik jari memang sangat diandalkan untuk mengidentifikasi seseorang, karena sifatnya sangat unik dan tidak akan pernah berubah – walaupun mungkin seseorang pernah mengalami luka. Dan, tidak ada dua pola sidik jari yang sama, sekalipun pada orang kembar. Karena, sidik jari terbentuk secara genetik sejak seseorang di dalam kandungan usia 13 minggu dan akan menjadi sempurna pada minggu ke-24. Proses pembentukan sidik jari pun sejalan dengan perkembangan sistem saraf.

Tes sidik jari memang baru diperkenalkan di Indonesia mulai tahun 2008. Awalnya, banyak pihak yang meragukan keabsahan tes ini. Namanya ‘barang’ baru, wajar bila muncul pro-kontra, di kalangan awam maupun akademisi. Banyak yang menghubungkannya dengan palmistry (ilmu rajah tangan) dan ramal-meramal.

“Tes sidik jari memiliki dasar ilmiah dan analisisnya pun dihitung secara computerized, jadi sangat obyektif,” ungkap Aju Shinta Sadewo.

Tes ini berdasarkan teori dermatoglyphic, yaitu ilmu yang khusus mempelajari pola guratan pada epidermal kulit, dari jari dan telapak tangan, hingga jari dan telapak kaki. Riset yang mengungkap keterkaitan antara sidik jari dan fungsi otak sudah dikembangkan sejak abad ke-18. Salah seorang yang berhasil membuktikannya adalah Charlotte Wolff (1897-1986), ahli dermatoglifik. Menurutnya, sidik jari bisa mencerminkan cara berpikir seseorang. Sementara pada tahun 1974, Beverly C. Jaegers menemukan adanya hubungan lebih spesifik antara pola sidik jari dan karakter psikologis seseorang. Dikatakan, setiap jari mewakili salah satu karakter manusia. Ibu jari, misalnya, mencerminkan cara kita mengambil keputusan. Sedangkan jari telunjuk berkaitan dengan cara kita mengekspresikan citra diri di mata publik.

Selalu Gagal Absensi Sidik Jari? Ini Penyebabnya

sidik_jari_tipisAnda pernah mengalami masalah gagal absen pada mesin sidik jari? Atau mungkin Anda pernah menemukan rekan kerja yang kesulitan dalam melakukan absensi “fingerprint”?

Bukan tanpa alasan, hal ini bisa saja terjadi karena kondisi tangan yang sangat kering, setidaknya ini yang terungkap dalam sebuah studi kecil di Lanjutkan membaca “Selalu Gagal Absensi Sidik Jari? Ini Penyebabnya”

Kiddy Sure, Solusi Masalah Penculikan Anak

Belakangan ini marak terjadi kasus penculikan anak. Maraknya kasus ini mengakibatkan orang tua was-was terhadap buah hatinya. Kasus penculikan anak sebagian besar terjadi dimulai dari sekolah mereka. Keamanan sang buah hati perlu diperketat. Fingerspot perusahaan brand teknologi sidikjari, memberikan solusi dalam masalah ini dengan produk yang terbarunya “Fingerspot Kiddy Sure”. Aplikasi yang sangat friendly simple dengan teknologi mutakhir. Lanjutkan membaca “Kiddy Sure, Solusi Masalah Penculikan Anak”

OSR, Software Toko dengan Tingkat Keamanan Ekstra

Terobosan baru dalam bidang sistem informasi yang akan memberikan solusi yang tepat akan suatu informasi sehingga akan memudahkan Anda dalam mengambil suatu keputusan apapun bisnis anda. Omega Secure Retail  (OSR)  merupakan software toko dan gudang yang handal dengan tingkat keamanan yang tinggi dengan kombinasi security menggunakan teknologi sidik jari dari Fingerspot sebagai penyedia solusi identifikasi sidik jari yang terdepan di Indonesia. Lanjutkan membaca “OSR, Software Toko dengan Tingkat Keamanan Ekstra”

Ruangan Lebih Aman, Dengan Akses Kontrol Pintu

Dalam dunia medis sidik jari merupakan bagian tubuh kita yang sangat unik. Contohnya saja sidik jari. Meskipun bentuk atau warna bahkan kembar sekalipun, belum tentu sama. Bagian-bagian unik inilah yang kemudian dikembangkan sebagai atribut keamanan.

Sebagai bagian dari teknologi keamanan, Sidik Jari memiliki dua fungsi sekaligus yang dapat dijalankan terpisah maupun secara bersamaan. Yang pertama sebagai pencatat ID atau sebagai alat verifikasi (password). Teknologi Sidik Jari hampir dapat diterapkan di mana saja. Sebagai contoh digunakan sebagai sistem pengunci pintu atau lebih di kenal sebagai Akses kontrol Pintu

Teknologi Akses kontrol Pintu Sidik Jari masih terbilang baru di Indonesia. Berdasarkan hasil data yang kami dapatkan dari Brand Akses Kontrol Pintu di Indonesia, perkembangan pengguna teknologi ini sangat pesat dan masing –masing customermempunyai keinginan yang berbeda-beda. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut Perusahaan pengusung merk Fingerspot ini menyediakan berbagai type Akses Kontrol Pintu. Pada akhir tahun 2010 ini Fingerspot menawarkan paket Akses Kontrol Pintu dengan Type sebagai berikut:

  • FT 200, paket Fingerspot FT-200 merupakan mesin akses kontrol dengan kapasitas 200 sidik jari, 100 Kartu RF ID dan mampu menampung 30.000 record data transaksi. Type Fingerspot FT-200 dengan feature identifikasi sidik jari dan RF ID untuk komunikasi menggunakan USB Kable dan RS232/485.
  • FL- 500, paket Fingerspot FL-500 merupakan mesin akses kontrol dalam bentuk handle pintu yang kokoh dan elegan dengan 500 sidik jari, 100 password dan mampu menampung 30.000 record data transaksi. Type Fingerspot FL-500 dengan feature multi identifikasi selain sidik jari juga support RF ID dan PIN untuk komunikasi menggunakan USB Flash Disk.

Kedua paket Akses Kontrol Sidik Jari ini berbeda dengan paket sebelumnya. Paket ini di khususkan untuk akses kontrol pintu berbeda dengan series sebelumnya yang sekaligus sebagai paket Absensi Sidik Jari. Type ini merupakan pengapilkasian dari teknologi dengan sistem identifikasi sidik jari. Dengan teknologi akses kontrol ini kita dapat atau untuk membatasi pengguna untuk mengakses suatu ruangan dengan menempatkan sistem perangkat kontrol pada pintu. Dalam Akses Kontrol Pintu, kontrol akses merujuk pada praktek membatasi pintu masuk ke properti, bangunan, atau ruang untuk orang yang berwenang.

Sistem akses kontrol ini dapat mengatur secara otomatis sesuai dengan kebutuhan. Sebuah sistem akses kontrol menentukan siapa yang diizinkan masuk atau keluar, di mana mereka diizinkan untuk keluar atau masuk, dan kapan mereka diizinkan untuk masuk atau keluar. Ketika pengguna place finger pada sensor sidik jari, pintu dibuka untuk waktu yang ditentukan dan transaksi tersebut dicatat. Ketika akses ditolak, pintu tetap terkunci dan akses berusaha dicatat. Sistem ini juga akan memantau pintu dan alarm jika pintu dibuka paksa atau dimiliki terbuka terlalu lama setelah dibuka.

Alat ini cocok digunakan untuk jenis pintu kayu dan cocok untuk hotel, kantor, villa, rumah maupun apartemen. Jadi siapapun yang membutuhkan keamanan ruangan Akses Kontrol Pintu Sidik Jari menjadi Solusinya. Untuk Akses kontrol pintu sidik jari yang tebaik, Fingerspot pilihanya.

Benarkah Pola Sidik Jari Berubah?

Pola pembentukan garis-garis sidik jari terbentuk sejak embrio berusia 13 minggu dalam kandungan. Saat itu, tonjolan diujung jari, interdigital, area thernar (berhubungan dengan telapak tangan dan kaki), dan hypothenar ditangan mulai terbentuk. Formasi tersebut terlengkapi ketika janin berusia 24 minggu dan terus berkembang seiring dengan perkembangan sel saraf otak. Jumlah garis-garis sidik jari tidak akan pernah berubah setelah bayi dilahirkan karena pola sidik jari dipengaruhi oleh DNA seseorang. Jadi, pola sidik jari bersifat di turunkan dari orangtua si anak.

Pola sidik jari berentuk dua dimensi yang diciptakan dari pergesekan bukit-bukit yang terdapat pada jari manusia (bukit dan lembah). Sementara kulit manusia biasanya halus, tangan dan kaki menimbulkan bukit-bukit dan lembah-lembah kecil yang menambah kekasaran. Bukit-bukit tersebut terbentuk semasa tahapan embrio manusia dan tidak berubah seumur hidupnya. Struktur fisik bukit terbentuk berdasarkan faktor-faktor komposisi genetik dan arus cairan embrio (Prabhakar 2001).

Sidik jari tangan dan kaki manusia terbentuk sebelum lahir dan tidak pernah berubah seumur hidupnya. Bukit-bukit pada sidik jari terdiri dari karakteristik individual yaitu ujung bukit (ridge endings), pencabangan dua (bifurcations), titik (dots) dan bermacam bentuk bukit. Hubungan unit masing-masing karakteristik tersebut dalam sidik jari tidak berubah seumur hidup hingga terjadi dekomposisi setelah kematian.

Setelah pembentukan, bukit-bukit sidik jari pada bayi yang tumbuh adalah seperti lukisan wajah pada balon dengan menggunakan pulpen dan kemudian balon itu ditiup hingga mengembang secara seragam pada segala arah. Perubahan yang tidak alami pada bukit-bukit sidik jari terjadi akibat luka goresan yang dalam hingga menembus seluruh lapisan kulit dan penyakit seperti lepra.

Berdasarkan dari penelitian sejak dalam janin manusia sidik jari sudah terbentuk dan ini tidak bisa berubah sampai kapanpun.Oleh karena itu banyak teknologi menggunakan fungsi dari pada biometrik termasuk sidik jari ini dengan berbagai keunggulan yang tidak di miliki teknologi lainya.

Pola Sidik Jari Berubah

Metode Analisa Psikologi dengan Sidik Jari

Pernahkah anak anda atau anda sendiri memiliki pengalaman ikut test psikologi ?

Umumnya test tersebut menggunakan kuesioner dan interview dalam metode-nya. Dahulu metode pengukuran tersebut diklaim metode yang akurat. Namun untuk saat ini mari kita ricek kembali sistem seperti ini. Bayangkan bagaimana kita harus mengerjakan soal-soal tersebut yang jumlahnya tidak sedikit. detik per detik dengan penuh ketelatenan dan kerumitan. Mulai membaca perkalimat sampai memikirkan jawabanya dan bonusnya “dag.. dig dug..”

Dewasa ini semua itu tak terlalu berati walau masih saja ada yang menggunakan test psikologi dengan metode kuno ini. Saat ini cukup “place finger” jari di tempelkan di atas sensor kemudian muncul report berlembar-lembar.

“Koq bisa ya?” itu bayangan kita hehe..

Dalam Test Psikologi dengan sidik jari menggunakan dua metode, masing -masing memiliki fungsi sendiri. Berikut metode yang digunakan.


a. Metode DIC Fingerprint

DIC Fingerprint adalah suatu sistem analisa sidik jari yang bertujuan untuk mengungkapkan potensi genetik seseorang dalam kaitannya dengan bakat, kecerdasan, kecenderungan karakter dan motivasi.

Metode ilmiah ini didasari berbagai disiplin ilmu yang meliputi, Science & Research of Dermatoglyphics, Ilmu Kedokteran (anatomi tubuh, khususnya otak), Ilmu Psikologi Modern.

Metode ini adalah hasil aplikasi dari teori ilmiah terkini yang sudah diujicoba selama 2 tahun terakhir. Di negara seperti Taiwan, Singapura, Thailand dan Amerika telah menerapkan metode ini dalam bidang pendidikan dan personalia.

b. Metode Talents Spectrum

Talents Spectrum merupakan sebuah brand untuk finger prints analysis yang digunakan untuk mengetahui potensi seorang anak sejak dini. Tehnik ini merupakan pengembangan dari ilmu dermatoglyphics yaitu ilmu yang membahas pembentukan pola sidik jari. Tehnik finger prints analysis ini merupakan kombinasi dari berbagai disiplin ilmu seperti ilmu antropologi, kedokteran, forensik, ilmu saraf, dan psikologi modern serta IT.

Salah satu struktur genetis yang relatif bersifat menetap dan dapat diamati adalah sidik jari dan retina mata manusia. Penelitian mengenai fungsi otak, sistem syaraf dan struktur belahan otak kanan dan kiri, yang memiliki banyak korelasinya dengan pola pembentukan sidik jari seseorang yang sudah terbentuk semenjak janin dalam kandungan usia 13 minggu. Selain itu, berdasarkan penemuan Howard Garner seorang ahli medis dan pendidikan dari Harvard University, beliau menemukan 8 kemampuan otak yang yang berkaitan dengan spesifikasi struktur kecerdasan yang membedakan dirinya dengan orang lain. Perbedaan ini terjadi antara lain karena manifestasi genetik yang bersifat spesifik pada proses perkembangan susunan syaraf pusat, yang salah satunya bisa dideteksi melalui garis-garis sidik jari yang memiliki informasi genetik untuk menentukan struktur otak mana yang dominan. Dominasi otak merupakan salah satu keunikan otak manusia. Upaya mengenali dominasi otak dapat menjadi salah satu cara mengenal diri. Karena hal itu juga mencerminkan gaya berpikir (style of thinking) yang berbeda akan sejalan dengan kebutuhan gaya belajar (style of learning) yang unik.

Demikian metode yang di gunakan untuk menganalisa psikologi seseorang yang lebih akurat daripada menjawab pertanyaan yang sulit di pastikan jawabanya.