Akses Kontrol Sidik Jari Diterapkan Pada Apartemen Mewah

Akses Kontrol Sidik Jari – Singapura, negara kecil dengan sejuta kejutan ini terus berkembang dalam peradaban dan teknologi. Tidak hanya pusat perbelanjaan, tempat hiburan serta wisata, pasar propertipun tidak pernah berhenti berinovasi menghadirkan kemewahan dengan tingkat keamanan terbaik. Peminat properti di Singapura justru bukan dari warga negara tersebut, warga negara Indonesiapun turut mencicipi kemewahan negeri Singa ini. Salah satunya kemewahan yang dihadirkan apartemen di kawasan Orchard Roard yang dikembangkan developer terbesar Asia menargetkan apartemen mewah selesai pada tahun 2016 ini. Kawasan Orchard Road merupakan salah satu pusat perbelanjaan serta bisnis terbaik dan tentu saja menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan dunia. Apartemen ini bernama Cairnhill Nine dimana akan menghadirkan apartemen dalam 30 lantai yang telah dilaunching Maret 2016 lalu. Adapun target pangsa pasar apartemen high end itu adalah profesional muda, keluarga, maupun pembeli dari luar negeri.

Akses Kontrol Sidik Jari Diterapkan Pada Apartemen Mewah
Akses Kontrol Sidik Jari Diterapkan Pada Apartemen Mewah

Tidak hanya kemewahan yang dihandirkan dalam Cairnhill Nine, melainkan sekuritas tingkat tinggi dengan menanamkan sensor sidik jari pada setiap pintunya sehingga akses menjadi terbatas dan lebih privat. Kita tahu, sidik jari merupakan identifikasi yang sangat unik karena tidak setiap manusia memiliki sidik jari yang sama dan tidak terwakilkan. Hak akses kontrol pintu tentu sudah terbatasi dengan orang yang berkepentingan saja dalam mengakses ruangan tersebut. Sistem sekurtias ini juga terintegrasi dengan ponsel penghuninya, sehingga memungkinkan penghuni mengatur dari jarak jauh segala macam peralatan elektronik, termasuk membukakan pintu, mengatur AC, dan sebagainya. Tentu ini sangat menarik bagi Anda pecinta kemewahan dengan tingkat sekuritas yang sangat sebanding dengan apa yang telah Anda investasikan untuk apartemen ini. Berminat untuk membeli salah satu unit apartemen ini?

Sumber : ekonomi.okezone

Melalui Sidik Jari Kemampuan Otak Dapat Dikenali

Test Sidik Jari Menggunakan Sensor U are U 4500
Test Sidik Jari Menggunakan Sensor U are U 4500

Sidik Jari – Pada artikel sebelumnya, kami pernah membahas tentang “Singkat dan Akurat Membaca Potensi Diri Lewat Sidik Jari” dan ini berkaitan dengan artikel yang saat ini kami sampaikan. Melalui sidik jari, banyak informasi yang dapat digali seperti potensi diri maupun kemampuan otak. Metode unik dalam mengenal kemampuan otak yaitu denga cara mengamati garis yang terdapat pada jari tangan dan telapak kaki. Ilmu yang digunakan untuk menganalisis potensi berdasar sidik jari disebut dermatoglyphics. Ilmu ini mempelajari pola guratan kulit atau sidik jari serta hubungannya dengan genetika tubuh manusia. Dalam beberapa penelitian, para ahli di bidang dermatoglyphics dan kedokteran anatomi tubuh menemukan fakta bahwa pola sidik jari bersifat genetis. Seperti sebuah kode khusus dalam diri manusia yang tidak bisa dihapus atau diubah bisa dikatakan unik. Kode ini pun sudah muncul ketika janin berusia 13-24 minggu. Keunikan pola ini tentu tidak akan sama pada setiap orang, mungkin mirip iya namun tidak pernah sama.

Faktor pertumbuhan saraf di otak memiliki hubungan dengan pertumbuhan jaringan kulit, temuan ini telah disampaikan oleh Dr. Rita Levi Montalcini dan Dr. Stanley Cohen. Alasan ini dijadikan produk analisa oleh sebuah perusahaan yang memang berdiri untuk menganalisa kemampuan otak berdasarkan sidik jari. Proses analisanya, menggunakan sebuah alat pemindai sidik jari yang terkoneksikan dengan perangkat lunak. Pertama yang dilakukan adalah proses verifikasi kemudian memulai menghitung struktur sidik jari yang kemudian akan menampilkan hasil potensi berdasarkan genetik atau bawaan lahir. Tentu ini dapat menjadi analisa awal bagi kita untuk mengarahkan anak berdasarkan kemampuan otak sehingga akan lebih baik lagi kedepan. Untuk mendapatkan sensor sidik jari berkualitas, pastikan Anda mengetahui distributor resmi dan paket apa saja yang didapatkan.

Sumber : national geographic indonesia