Balada WFH – Kerja Keras Tanpa Batas

Sistem kerja jarak jauh (remote working) atau yang juga dikenal dengan istilah kerja dari rumah (WFH) semakin dikenal dan digalakkan di dunia kerja nasional pasca penyebaran Covid-19 yang semakin meluas. Adaptasi terhadap sistem kerja yang bisa dibilang belum seberapa familiar bagi para pekerja di Indonesia ini tak urung menemui beragam kendala yang justru membuat proses kerja dari rumah terhambat dan hasil kerja pun jadi tidak semaksimal seperti saat kerja di kantor atau (WFO).

Berdasarkan hasil riset yang pernah dilakukan oleh World Economy Forum ada tiga kondisi yang menggambarkan WFH selama pandemi Covid-19, dimana salah satunya adalah waktu kerja yang lebih panjang. Sejalan dengan hasil riset mandiri lain yang menemukan bahwa 60% para pekerja WFH justru merasakan jam kerjanya bertambah. Hal ini tak urung membuat pekerja WFH yang bersangkutan merasakan kelelahan mental karena seolah harus kerja keras tanpa batas. Ada cukup banyak tenaga medis yang mengingatkan adanya dampak dari WFH terhadap masalah kesehatan, seperti masalah kelelahan yang dialami karyawan karena bekerja berlebihan akibat dari ketidakjelasan batas waktu kerja.

Kurangnya persiapan yang matang sebelum melakukan WFH, seperti tidak adanya perangkat penunjang kerja dan tidak adanya batasan yang jelas terkait waktu kerja di rumah hanya akan membuat karyawan berhadapan dengan banyaknya kendala yang menghambat pekerjaan. Berbagai kendala yang muncul kerap membuat karyawan harus bekerja lebih keras dan menghabiskan lebih banyak waktu untuk menyelesaikan pekerjaan kantor di rumah. Kondisi ini tidak dapat dibiarkan, karena selain berbahaya bagi kesehatan fisik dan mental karyawan, perusahaan pun bisa merugi akibat produktivitas karyawan yang menurun.

Solusinya, ganti sistem kerja keras selama WFH ini menjadi kerja cerdas. Caranya yaitu dengan mempersiapkan berbagai perangkat penting untuk mendukung kelancaran WFH.

Perangkat Wajib Untuk WFH

Melansir laman bisnis global thenewyorktimes, ada beberapa perangkat esensial sebagai senjata ampuh untuk kerja cerdas selama WFH, antara lain:

  • Ruangan yang Minim Distraksi

Salah satu perbedaan yang mencolok dari kondisi bekerja di kantor dengan bekerja dari rumah adalah ruang kerja. Sangat jarang ditemui karyawan yang memiliki ruang khusus kerja di dalam rumahnya. Sehingga saat melakukan WFH tanpa mempersiapkan ruang khusus untuk bekerja maka kegiatan ini dilakukan di ruang mana pun dengan risiko banyaknya distraksi atau gangguan seperti riuhnya anak-anak, hewan peliharaan dan berbagai urusan rumah tangga lainnya. Jika memang tidak memiliki ruang khusus untuk bekerja, sebaiknya cari area di sudut atau sekitar rumah yang sekiranya minim distraksi. Bersihkan area tersebut dan letakkan beberapa alat pendukung kerja serta buat area tersebut senyaman mungkin untuk bekerja. Misalnya, dengan menempatkan vas bunga kesayangan, aromaterapi dan sebagainya.

  • Meja Kursi Kerja yang Nyaman

Pada umumnya meja kursi kerja yang disediakan kantor memiliki design yang ergonomis sehingga tetap nyaman digunakan meski harus bekerja sambil duduk selama berjam-jam. Lain halnya dengan saat bekerja di rumah yang belum tentu memiliki meja kursi yang nyaman untuk bekerja. Harga meja kursi kerja yang bisa dibilang tidak murah tentu menjadi pertimbangan khusus apakah akan membelinya atau tidak. Sebagai alternatifnya bisa dengan menggunakan meja kursi seadanya di rumah. Posisikan kursi agar pas dengan meja. Untuk menambah kenyamanan, letakkan bantal sebagai sandaran punggung atau dudukan yang lebih empuk.

  • Lampu Meja Kerja

Pencahayaan merupakan salah satu hal penting yang dapat menunjang kelancaran kerja. Jika pencahayaan di area kerja dalam rumah kurang baik, maka dapat menggunakan lampu meja kerja. Selain untuk mengatasi pencahayaan yang kurang baik di area kerja, lampu meja kerja juga bermanfaat manakala dibutuhkan lembur atau kerja di malam hari.

  • Laptop

Daripada menggunakan komputer, ada baiknya untuk lebih memilih menggunakan laptop. Kelebihan laptop yang kompatibel membuatnya mudah dibawa ke mana saja atau mudah dipindahkan ke berbagai area lain untuk bekerja di rumah. Bahkan jika terpaksa harus membawa pekerjaan ke luar rumah, misalkan harus berkunjung ke tempat lain, maka tetap bisa dilakukan dengan mudah tanpa perlu meninggalkan pekerjaan. Pilih laptop dengan kapasitas yang sesuai dengan tugas kerja yang dilakukan. Misalnya saja pada pekerjaan desain grafis dan animasi maka membutuhkan laptop dengan spek yang lebih tinggi untuk mengĀ­-install software yang cukup berat, merender video dan sebagainya.

  • Koneksi Internet yang Stabil

Aktivitas kerja seperti berkirim e-mail, video conference, berkolaborasi tugas kerja menggunakan spreadsheet menjadi bagian dari pekerjaan sehari-hari yang menjadi lebih sering dilakukan ketika WFH. Aktivitas ini tentu membutuhkan koneksi internet. Pilihlah produk layanan internet yang stabil. Biasanya setiap produk internet ini memiliki keunggulan kekuatan jaringan di area-area tertentu. Pastikan produk internet yang dipilih sesuai dan optimal di area rumah.

  • Aplikasi WFH

Kenyamanan dan kemudahan ketika bekerja dari rumah akan membuat pekerjaan terasa menyenangkan dan mampu meningkatkan produktivitas. Telah banyak perusahaan yang membuktikan efektivitas sistem kerja dari rumah dengan dukungan perangkat digital seperti aplikasi penunjang WFH sehingga karyawan dapat bekerja dari rumah dengan leluasa, mudah, nyaman bahkan lebih produktif. Pada umumnya aplikasi penunjang WFH akan dapat memberikan kemudahan pada karyawan dalam melakukan absensi, pengajuan izin dan lembur, akses berbagai informasi penting dari perusahaan dan berbagai manfaat tambahan lain untuk kelancaran WFH.

Kerja Cerdas saat WFH Pakai Aplikasi App FiO

Seperti yang telah dijelaskan di atas, bahwa hal yang juga menyebabkan WFH menjadi tidak nyaman dan makin terasa seperti kerja keras tanpa batas adalah karena tidak adanya batasan waktu kerja. Untuk itu, gunakan aplikasi penunjang WFH yang tak hanya menawarkan manfaat umum seperti kemudahan absensi, pengajuan izin dan lembur, serta akses berbagai informasi penting dari perusahaan saja, namun sangatlah penting untuk memilih aplikasi penunjang WFH yang dapat memberikan manfaat pengaturan jadwal dan jam kerja seperti App FiO, sehingga karyawan WFH bisa bekerja dengan waktu seperti saat bekerja di kantor, tanpa harus mengalami kelelahan fisik dan mental atau overworked.

WFH Lancar Makin Digemari Karyawan

Meski menemui beberapa kendala, namun nyatanya sebagian besar karyawan menyatakan respon positif terhadap sistem kerja WFH. Seperti salah satu hasil survei mandiri berskala nasional pada tahun 2021 yang menunjukkan sebanyak 43,5% karyawan menilai WFH cukup positif, 33,3% menjawab positif, 15,8% merespon sangat positif, dan hanya kurang dari 6% karyawan responden yang menilai negatif. Berbagai data lain juga banyak yang menunjukkan bahwa sistem kerja WFH kini semakin menjadi idaman para karyawan.

Jika dipersiapkan dengan baik, maka WFH yang makin banyak disukai oleh karyawan ini memang dapat membuat karyawan merasa nyaman dan makin produktif. Pakai App FiO yang telah dibuktikan oleh banyak karyawan di berbagai perusahaan untuk mendukung kerja cerdas selama WFH.

Tidak mau kan kerja keras tanpa batas saat WFH? Yuk, kerja cerdas pakai App FiO

Kiat Memilih Aplikasi Absensi Online Karyawan Yang Tepat

Absensi online karyawan menjadi bagian dari tren dunia kerja masa kini sekaligus kebutuhan untuk menunjang sistem kerja yang ideal bagi karyawan yang bekerja di kantor, pabrik, rumah makan, salon, karyawan dengan mobilitas tinggi seperti sales kanvasing, satpam, hingga para karyawan yang bekerja dari jarak jauh (WFH). Pemilihan aplikasi absensi online karyawan yang tepat sangatlah penting untuk menunjang kelancaran setiap bisnis.

Kenapa Harus Pakai Aplikasi Absensi Online?

Lanjutkan membaca “Kiat Memilih Aplikasi Absensi Online Karyawan Yang Tepat”

4 Budaya Kerja Baru di Era New Normal

Sudah kembali bekerja secara offline di kantor? Apa yang berbeda dengan budaya kerja Anda kali ini?

Tentunya, akan ada budaya-budaya baru yang harus dibiasakan. Usai menjalankan berbagai aktivitas kerja di rumah, kini Anda akan mendapatkan budaya kerja baru di masa pendemi Covid-19. Karena meski sudah new normal, bukan berarti pandemi ini berakhir.

Jadi, inilah 4 budaya kerja baru yang harus Anda ketahui dan biasakan di era new normal:
1. Menggunakan absensi online. Karena beragamnya jadwal kerja, perusahaan pasti akan menerapkan kebijakan yang disesuaikan. Absensi online ini akan menjadi hal yang paling terasa di budaya kerja era new normal. Mengingat, sebagian karyawan ada yang melakukan pekerjaan di rumah, Sebagian di kantor, atau sebagian masih harus bekerja dengan mobilitas tinggi.
Melalui absensi online, karyawan bisa melakukan absen kehadiran melalui ponsel. Tentunya dengan banyak data pendukung yang biasanya sudah tertata di aplikasi tersebut. Kini banyak developer software yang menyediakan absensi online agar pendataan absensi menjadi lebih mudah dan akurat.
Menariknya, karyawan juga bisa melakukan pengajuan izin dan atasan pun dapat menyetujui izin tersebut melalui aplikasi. Jadi, terbiasalah dengan penggunaan absensi online yang memudahkan kita melakukan proses absensi dengan akurasi yang terjamin.

2. Penggunaan layanan online meeting. Sudahkah kalian terbiasa dengan berbagai pertemuan kerja atau meeting secara virtual atau online? Aktivitas ini menjadi sebuah kebutuhan kerja saat ini untuk melakukan koordinasi karena harus membatasi diri untuk bertemu satu sama lain atau physical distancing.Menariknya, pengumuman rapat atau meeting online bisa dilakukan melalui aplikasi absensi online tadi. Sebab, aplikasi absensi online juga memiliki keunggulan lain yang menunjang berbagai kebutuhan kerja dan koordinasi.
Bukan sekadar absensi online, namun juga memiliki fitur pengumuman yang terintegrasi ke seluruh karyawan. Salah satu absensi online yang direkomendasikan Sidik-Jari adalah Fingerspot.iO. Anda bisa pelajari berbagai fitur di dalamnya, yang memudahkan budaya kerja baru saat ini.

3. Penerapan protokol kesehatan. Ketika pandemi Covid-19 ini datang, seluruh masyarakat sudah terbiasa dengan kewajiban dan kebijakan penggunaan protokol kesehatan. Diantaranya, karyawan harus menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, hingga melakukan pengukuran suhu tubuh. Semua upaya ini, akan dilakukan oleh perusahaan sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.
Apakah pengawasan ini bisa dipantau secara online? Tentu saja!Aplikasi absensi online juga bisa melampirkan data pemeriksaan suhu, seperti: foto hasil suhu tubuh, hingga bukti foto kesehatan pendukung yang dibutuhkan.

4. Work from Home dan Work from Office. Tren budaya kerja di era new normal ini mengatur sebagian karyawan untuk bekerja dari rumah dan sebagian lainnya harus bekerja dari kantor. Karena itu, perusahaan harus bisa memaksimalkan kerja dengan tipe ini. Karena itu, fitur-fitur dalam aplikasi abensi online, bisa jadi pilihan tepat untuk memaksimalkannya. Salah satunya, fitur E-Learning dan fitur Pantau Kinerja yang ada di absensi online Fingerspot.iO.

Kenali 4 budaya kerja baru di era new normal  ini dan mulailah beradaptasi. Semoga semua pekerjaan kita dimudahkan!