Teknologi Biometrik Pembuluh Darah, Apa Lebih Baik dari Sidik Jari?

Bagi kalian yang sudah akrab dengan proses absensi, mungkin selama ini lebih akrab dengan sidik jari bukan?

Perlu Anda tahu, kini sudah ada identifikasi yang dinilai lebih akurat dan modern, dengan menggunakan pembuluh darah vena (Palm Vein Recognition).

Sayangnya, di Indonesia masih jarang yang menggunakannya untuk keperluan pembaca data atau absen. Lalu, apakah teknologi biometrik berbasis pembuluh darah ini lebih baik dibandingkan sidik jari?

Simak ulasan berikut ini:

Apa itu teknologi biometrik pembuluh darah (Palm Vein Recognition)?

Teknologi biometrik pembuluh darah (Palm Vein Recognition) merupakan teknologi biometrik yang membaca data diri berdasarkan pengenalan pola pembuluh darah vena di telapak tangan. Pengenalannya bergantung pada keunikan pola vena pada setiap orang.

Karena pembuluh darah vena sendiri terletak di bawah permukaan kulit, terlebih lagi pembacaan data ini mengandalkan darah yang mengalir pada manusia.

Sama halnya dengan teknologi biometrik lain seperti: sidik jari dan wajah, pengenalan dengan pembuluh darah vena ini juga dikenali dengan bantuan kamera dan perangkat lunak yang bisa memproses data dari foto telapak tangan yang terekam. Sehingga, telapak tangan tidak perlu ditempelkan di area sensor. Berbeda dengan teknologi sidik jari atau telapak tangan yang harus ditempelkan pada bidang sensor.

Sistem pencocokan pembuluh darah bergantung pada keunikan pola vena pada setiap orang, yang berbeda dari satu orang ke orang lain daripada pola sidik jari dan sidik jari telapak tangan.

Lalu, apa manfaatnya? Benarkah lebih baik dari sidik jari?

Bagaimanapun, kecanggihan teknologi yang terus berkembang memiliki celah dan kelebihan masing-masing. Tergantung Anda yang menentukan, apakah teknologi ini paling sesuai dengan kebutuhan?

Sayangnya, teknologi ini masih belum banyak ditemui atau diaplikasikan di Indonesia.

Jadi, sebenarnya apa saja manfaat jika menggunakan teknologi biometrik Palm Vein Recognition ini?

  1. Pengurangan ukuran alat (alat pengenal hanya membutuhkan kamera dan infrared untuk merekam telapak tangan)
  2. Lebih sederhana (tanpa menempelkan telapak tangan, pembuluh darah dapat dikenali)
  3. Lebih akurat (detail informasi yang diperoleh lebih banyak, karena telapak tangan memiliki permukaan yang lebih besar dengan pembuluh darah kompleks hingga ke urat nadi)
  4. Higienis (membuat pengguna terhindar dari kotoran/bakteri yang mungkin saja membekas di mesin absensi/alat pengenalan biometrik)

Penggunaan teknologi biometrik ini bergantung pada kebutuhan setiap orang atau perusahaan. Jadi tentukan sendiri, teknologi biometrik mana yang paling membantu usaha atau kebutuhan Anda.

Sumber:
Kompas.com
whatis.techtarget.com

22 thoughts on “Teknologi Biometrik Pembuluh Darah, Apa Lebih Baik dari Sidik Jari?”

    1. Hampir sama sebenarnya, perbedaanya yaitu untuk sensor sidik jari melakukan Identifikasi pola dari sidik jari, sedangkan sensor pembulu darah menggunakan pengenalan pola pembuluh darah vena di telapak tangan.

  1. Dulu pernah cari mesin absen telapak tangan tp kok mahal ..
    Cara kerjanya sama hmpir sma dg sensor wajah,,,
    Range harganya sama g ya tp gan …

    1. Kakak cari mesin tipe apa? sebagai pembanding harga dan spesifikasi mesin kakak bisa lihat mesin Fingerspot di web fingerspot.com

  2. Mungkin mmng secara pengembangan sistem.lbih baik

    Tp klo utk harga gmn gan?
    Bahas lah prbandingan hrga absensi biometrik
    Cari yg canggih & murah 😆😆

    1. Harga mesin absensi biasanya menyesuaikan spesifikasi mesinnya seperti apa. Kalau cari murah tapi tidak mendapat after sales yang baik saya rasa kurang kak ..

  3. Lebih prefer sidik jari si ..
    Krn sudah familiar dn bnyak di pasaran
    Jd lebih trjangkau & bnyak distributor yg nyediain

    Kadang yg baru” emng gbsa lngsung diterima si gan

    1. Bisa disesuaikan dengan masing masing kebutuhan seperti apa, dengan familiarnya pengguna ataupun distributor mesin sensor sidik jari kemungkinan untuk service center mesin juga lebih mudah di dapatkan..

  4. Coba bahas teknologi” biometrik yg masih blum bsa masuk pasar indonesia nih

    Soalnya produk mesin absensi kyaknya gtu” aja gan
    Ada inovasi terkini kah?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *